Perankan Lakon Leak dalam pagelaran seni Jaranan, Anggota DPR RI Sonny T Danaparamita Ikut “Ndadi”

"Yang menghancurkan kredibilitas itu ketika seorang pejabat negara berkhianat kepada rakyat, kalau menghibur rakyat apalagi tetangga sendiri justru akan dapat pahala"

MonWnews.com, Banyuwangi – Disela kunjungan kerjanya, Anggota Komisi VI DPR RI, Sonny T Danaparamita, menyempatkan untuk menghadiri pentas kesenian jaranan yang digelar di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (18/03/2023).

Pemandangan unik pun terlihat manakala, Sonny yang hadir tidak hanya sekedar menyaksikan dan menikmati jalannya pagelaran tersebut, namun Sonny juga turut ambil bagian dalam pertunjukan seni tradisional jaranan tersebut dengan memerankan lakon sebagai Leak.

Lakon Leak yang diperankan Sonny itupun, membuat heboh warga, sorak sorai warga pun semakin bergermuruh manakala Sonny, tampil menari dengan lincahnya, bahkan yang tak kalah mengejutkan ketika Sonny ikut “Ndadi” atau kerasukan saat memerankan lakon Leak dalam pertunjukan seni jaranan tersebut.

Atas kejadian tersebut, sontak membuat warga heboh dan berbondong-bondong menghampiri Sonny, yang Alhamdulillahnya masih dalam kondisi yang baik-baik saja.

Ketika dikonfirmasi selepas acara, Legislator PDI Perjuangan tersebut mengaku senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan pertunjukan kesenian tradisional yang mana kegiatan seni-seni budaya kearifan lokal seperti jaranan ini, harus terus dilestarikan agar tidak lekang dimakan zaman

“Seni Jaranan merupakan warisan dari leluruh yang sudah seharusnya dilestarikan oleh berbagai generasi dari yang muda sampai yang tua. Dan pertunjukan jaranan seperti ini dinilai sebagai salah satu upaya nguri-nguri (kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menjaga warisan leluhur) budaya bangsa,” kata Sonny.

Anggota DPR RI dari Dapil Jatim lll ini kemudian menyampaikan, bahwa meskipun dirinya bukan asli seniman kesenian tradisional, namun ketika beberapa kali ada pertunjukan kesenian tradisional, Sonny sering terlibat langsung dengan turut ambil peran dalam pagelaran kesenian tersebut.

Menurut Sonny hal itu dilakukannya sebagai bukti bahwa dirinya ingin memberikan contoh kepada generasi muda bagaimana seorang anak bangsa yang lahir dari rahim ibu pertiwi wajib memiliki kepribadian yang berkebudayaan, dan memili rasa tanggung jawab untuk terus melestarikannya.

“Tentu sebagai anak bangsa semua memiliki tanggung jawab untuk melestarikan warisan budaya dari para leluhur, dan tidak hanya itu melalui kegiatan seni budaya seperti ini, bisa menjadi contoh kepada anak muda agar tidak malu memainkan kesenian tradisional sekaligus menjadi media pemersatu bangsa, yang bisa menguatkan keguyuban antar warga masyarakat,” jelasnya

Ketika ditanya soal apakah dengan turut andilnya Sonny memainkan lakon dalam pertunjukan kesenian jaranan ini tidak menurunkan kredibilitasnya sebagai pejabat negara, dengan tegas Sonny pun menjawab bahwa yang menurunkan kredibilitas itu ketika pejabat negara berkhianat kepada rakyat.

“Yang menghancurkan kredibilitas itu ketika seorang pejabat negara berkhianat kepada rakyat, kalau menghibur rakyat apalagi tetangga sendiri justru akan dapat pahala,” tegasnya.

Sonny juga tidak takut bahwa apa yang di lakukannya itu dicap sebagai pencitraan menjelang tahun politik, sebab menurutnya kegemarannya pada seni tradisional telah dilakukannya sejak usia belia, bahkan sejak dilantik menjadi anggota DPR Sonny berusaha terus mengembangkan seni tradisional agar tetap eksis di era modernitas. (ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *