Hasil Survei Pramono Anung Meroket Tajam: Agustus 2024 0%, September Sebelum Kampanye Sudah di Angka 35,8%

Jakarta – Lembaga survei Charta Politika baru-baru ini merilis hasil survei elektabilitas Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta.

Lembaga survei besutan Yunarto Wijaya memaparkan bahwa Cagub Ridwan Kamil kembali menduduki posisi teratas dengan elektabilitas 47,9 persen. Diikuti oleh Pramono Anung (35,8 persen) dan Dharma Pongrekun (5,3 persen).

Ada yang menarik dari temuan dalam survei itu. Yakni meroketnya elektabilitas Cagub Pramono Anung pada September 2024 dibanding bulan sebelumnya, Agustus.

Sebagai perbandingan, lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pernah melakukan survei cagub Pilkada Jakarfa 2024 pada 8-12 Agustus 2024.

Hasil dari survei itu tidak sama sekali muncul nama Pramono Anung yang pada saat itu menjadi Sekretaris Kabinet. Di puncak survei ada nama Anies Baswedan dengan mendapatkan 42,8%, lalu Ridwan Kamil atau RK yang mencatatkan 34,9 persen bila “head-to-head” di antara keduanya terjadi di Pilkada Jakarta 2024.

Setelah dilakukan survei oleh SMRC itu, kejutan pun muncul. Pramono Anung ternyata jadi jago PDIP di Pilgub Jakarta. Kendati Anies Baswedan selalu menempati puncak survei.

Satu bulan berlalu setelah survei SMRC. Giliran Charta Politika yang memaparkan hasil survei yang dilakukan pada 19-24 September 2024.

Didapatkan hasil bahwa Pramono Anung sudah di angka 35,8 persen. Padahal survei itu dilakukan sebelum tahap kampanye, yakni 25 September 2024.

Jika elektabilitas Pramono Anung naik 35,8% sebelum tahap kampanye, lalu bagaimana elektabilitas saat tahap kampanye berlangsung hingga pencoblosan tanggal 27 November esok?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *