Mengerikan!!! Jawa Timur Urutan Kedua Terkait Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Monwnews.com, Malang – Mengerikan,
Ternyata angka statistik kasus narkoba di Provinsi Jawa Timur menempati urutan kedua secara nasional.

Sebagaimana pernah diutarakan Brigjen Pol, Mohammad Aris Purnomo selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim pada tahun 2024 lalu.

Ternyata rata-rata kasus penyalahgunaan narkoba di Jawa Timur mencapai angka 5.000 hingga 6.000 kasus per tahunnya.

Meliputi penyalahgunaan pemakaian narkotika jenis ganja hingga sabu-sabu dengan rata-rata tersangka mencapai 6.000 orang.

Kini dalam upaya menekan kasus penyalahgunaan narkoba ini, Pemprov Jawa Timur sudah menghasilkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika.

Hal diatas membuat Ketua DPC GANN (Generasi Anti Narkotika) Malang Raya,Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., merasa prihatin atas maraknya penyalagunaan narkotika di Jatim.

Menurut pria berkumis tebal akrab dipanggil Sam TITO, bahwa upaya pemberantasan peredaran narkoba  harus menjadi urun rembug, kesadaran dan tanggungjawab bersama.

“Elemen anak bangsa di Jawa Timur, wajib melakukan tindakan preventif.Diawali dalam lingkungan keluarga menjadi suatu hal penting sebagai lingkungan terdekat,” ujar Sam TITO, Jumat (23/05/2025).

“Faktor keluarga merupakan benteng utama yang dapat mencegah anak-anak dan anggota keluarga dari masalah narkoba,” tutur Sam TITO.

Pria yang juga sebagai Ketua AAI (Asosiasi Advokat Indonesia) Officium Nobile Malang Raya dan Direktur Kantor Hukum Yustitia Indonesia itu menambahkan, bahwa pencegahan penyalahgunaan narkoba seharusnya dimulai dari keluarga.

“Keluarga yang  penuh perhatian dengan rasa kasih sayang itu sudah cukup ikut membantu melaksanakan pencegahan,” ucap Sam TITO.

Generasi yang tumbuh dengan kasih sayang dan rasa aman kemungkinan besar tidak akan menyalahgunakan narkoba. Ditambah dengan pengawasan lingkungan berteman oleh keluarga.

Selain itu juga mengedepankan menghadirkan pendidikan ahlak dan keagamaan serta mengembangkan talentanya menuju prestasi baik akademis maupun non akademis.

Provinsi Jawa Timur adalah katagori wilayah dengan daerah jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia dan merupakan harapan bagi keberlangsungan generasi bangsa dan negara.

“Kita semuanya memiliki peran dan tanggung jawab yang signifikan dalam mengawal generasi milenial diera globalisasi saat ini,” tegas Sam TITO. (galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *