Monwnews.com, Malang – Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko hari ini, mengunjungi warga korban bencana tanah longsor di Jalan Gempol Marga Bakti Rt 06/Rw 10 Tanjungrejo, Kamis (04/05/2023)
Wawali datang bersama rombongan dari Kecamatan Sukun dan perangkat Kelurahan Tanjungrejo, beserta Ketua Rt 06/Rw 10. Kunjungan Wawali, Sofyan Edi Jarwoko mendapat sambutan hangat dari warga korban terdampak di Posko Korban Bencana Longsor RW 10
Dalam sambutan singkatnya, Sofyan Edi Jarwoko turut merasa prihatin atas peristiwa longsor yang berdampak pada korban
“Kami dari Pemkot Malang maupun pribadi Sofyan Edi Jarwoko ikut prihatin dan turut merasakan kesedihan yang dialami Bapak Ibu korban kejadian tanah longsor di RW 10 Kecamatan Sukun, Kelurahan Tanjung ini.” Ungkap Wawali
“Selanjutnta bersama Bapak Lurah dan Bapak Camat selaku pemangku wilayah akan lanjut koordinasi dengan Pemkot Malang untuk mencari solusinya.” Ujar pejabat N-2 kota Malang itu.
Respon cepat Camat Sukun dan jajaran juga dari PMI dan Lurah Tanjungrejo dalam waktu bersamaan dengan Wawali meninjau titik lokus tanah longsor di wilayah Rt 06 /Rw sepadan sungai Gempol.
“Bersyukur, reaksi cepat pihak ASN dan staf dari kecamatan Sukun dan perangkat kelurahan telah menggalang donasi, didukung warga masyarakat, telah terkumpul Rp 12 juta dan telah diserahkan ke pihak Ketua Rw 10 di posko korban bencana longsor.” Ujar Widi Camat Sukun pada awak monwnews.com
Diterangkan pula,tercatat hari ini korban terdampak ada 21 KK, 19 rumah dan 60 jiwa. Sebagian diungsikan dan ditampung di wilayah RW 10 sebagian ditampung di rumah saudara atau keluarga korban terdekat.

Sementara itu Lurah Tanjungrejo, M.Abdul Ajis menyampaikan, bahwa kunjungan, bantuan dan wejangan dari Wakil Walikota Malang maupun dari unsur wakil rakyat sangat berharga sebagai bukti ngayomi dalam suana suka dan duka
“Ini merupakan obat bagi segenap korban untuk melangsungkan kehidupan yang normal kembali setelah kejadian longsor ini, agar kedepan dapat mempertimbangkan keselamaran jiwa dan raga, sebagai skala prioritas dalam menentukan pilihan bermukim.
“Dengan kehadiran beliau-beliau,merupakan kehormatan bagi kami, khususnya dan utamanya para korban bencana longsor.” Pungkas Ajis.
(galih)












