Monwnews.com, Malang – Rencana Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansah untuk rencana menerapkan Talent DNA secara sistemik di sekolah- sekolah se – Jatim disambut baik oleh Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur ,Dr. Sri Untari Bisiwarno, M.AP.
Rencana tersebut disampaikan Gubernur Jatim dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala sekolah satuan pendidikan tingkat SMA, SMK dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim yang berlangsung di Surabaya.
“Anak – anak kita sekarang hidup di erainformasi yang begitu deras,” ujar Sri Untari pada awak monwnews.com, Rabu (21/05/2025).
“Mereka rentan stres, bingung memilih arah hidup, bahkan tidak sedikit yang mengalami gangguan psikologis sejak usia sekolah. Dengan talent DNA, kita bisa intervensi lebih dini,” ungkap Untari optimis.
Menurutnya, sistim pendidikan nasional sudah terlalu lama menilai anak hanya berdasarkan nilai kognitif. Padahal setiap anak memiliki keunikan dan kekuatan yang selalu terukur dengan ujian standar.
Talent DNA adalah metode pemetaan potensi anak dengan alat ukur yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan. Diharapkan melalui metode tersebut, sekolah bisa mengindentifikasi gaya belajar, kekuatan dominan, potensi kepemimpinan, hingga resiko psikologis yang mungkin dihadapi seorang siswa. (galih)












