Setelah Serang Iran dan Dibalas, Israel Ngaku Jadi Korban dan Minta Dunia Tidak Diam

Monwnews.com, Israel meluapkan kemarahan di media sosial setelah Iran meluncurkan serangan balasan yang menghantam sejumlah wilayah, menewaskan dua orang dan melukai puluhan lainnya.

Pemerintah Israel menyebut Iran menyerang rumah warga sipil dan berjanji akan membalas.

Namun, sebagaimana dilansir hype.moment pada Selasa (17/5/2025) banyak warganet internasional mengkritik Israel karena dianggap memulai konflik dengan serangan udara besar-besaran ke lebih dari 100 target strategis di Iran pada 13 Juni 2025.

Serangan Israel bertajuk Rising Lion melibatkan 200 jet dan menyasar fasilitas militer serta kediaman pejabat Iran.

Iran membalas lewat operasi True Promise 3 dengan menargetkan instalasi militer di Tel Aviv dan Yerusalem. Iran menegaskan hanya membidik sasaran militer, bukan warga sipil.

Netizen menyoroti standar ganda Israel, yang kerap menuding pihak lain menargetkan warga sipil, padahal Israel punya rekam jejak serangan ke daerah padat penduduk di Palestina, Lebanon, Suriah, dan Yaman.

Sejak Oktober 2023, lebih dari 54.000 warga Palestina tew4s di Gaza, sebagian besar adalah sipil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *