Sangat Interaktif Warga Dalam Reses Wanedi di Tahun 2024, Ada 3 Hal Yang Tersampaikan

Wanedi anggota DPRD, Sekretaris Komisi C, legislatif dapil Sukun, asal PDIP saat pemaparan pada reses di Tahun 2024, Rabu (07/02/2024) foto-galih-monitor

Monwnews.com, Malang – Ratusan warga hadir dalam undangan reses anggota dewan dari dapil Sukun Kota Malang, yang dibagi pada 3 kali pertemuan di lokasi yang sama.

Seluruh warga yang diundang hadir pada reses anggota dewan di tahun 2024 pada 3 sesi, mulai hari Senin-Rabu mempunyai admosfir tersendiri.

Pantauan di lokasi pada Rabu malam,(07/02/2024). Reses di hari ke tiga, suasana yang terbangun di ruang publik itu sangat interaktif, dengan hampir separuhnya yang hadir adalah perempuan.

Reses H. Wanedi di tahun 2024 malam itu, anggota legislatif dari Komisi C, asal fraksi PDI Perjuangan memaparkan seluruh kinerja yang telah dilakukannya selama 4,5 tahun, baik untuk kepentingan masyarakat kota Malang, maupun kebutuhan warga di dapil Sukun.

“Semua yang telah saya lakukan bersama anggota dewan lainnya, semata-mata adalah untuk kepentingan masyarakat umum di Kota Malang, baik menyangkut persoalan anggaran maupun pembangunan infrastruktur, sesuai tugas saya di komisi C,” papar Wanedi di hadapan undangan reses yang hadir.

“Termasuk 2 tahun ketika kebetulan saya menjadi Ketua Komisi D, ditengah suasana pandemi covid 19 lalu, bersama anggota dewan lainnya, kami telah berjuang dan mengawal kebutuhan publik hingga terwujudnya 3 gedung sekolah SMP baru, yakni SMPN 28, 29 dan 30. Untuk menampung kebutuhan siswa dalam dunia pendidikan,” terang Wanedi.

“Termasuk hal – hal kenutuhan prioritas lainnya, juga telah kita realisasikan melalui usulan di musrenbang tingkat RW, Kelurahan, Kecamatan hingga tingkat Pemkot. Yang kita kawal dan kita perjuangkan, untuk cepat terealisasi. Termasuk usulan prioritas melalui Pokok Pikiran (Pokir) dewan,” lanjutnya.

“Untuk wilayah Kecamatan Sukun, melalui usulan warga juga sudah kita realisasikan, baik itu rehab gedung, pembangunan jembatan di Tanjungrejo, Pisang Candi, Mulyorejo, pavingisasi, pengaspalan, drainase, plengsengan, gerobak sampah, kendaraan operasional R3, sound sistem, alat musik untuk kesenian banjari, bantengan, jaranan, leang-leong, laptop lengkap dengan LCD Proyektornya, alat penunjang nakes untuk posyandu, maupun perihal lainnya yang menyangkut bidang kesejahteraan sosial dan pendidikan kesehatan yang seluruhnya adalah prioritas kebutuhan publik di wilayah kecamatan Sukun dari beberapa kelurahan yang ada,” sambung Wanedi.

“Maka sinergitas anggota dewan dengan steakholder mulai dari perangkat kampung, RT/RW, PKK, LPMK, BKM, Pokmas dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta tokoh-tokoh warga adalah bentuk kerjasama yang saling menunjang dan mendukung, guna terwujudnya kebutuhan publik sesuai dengan aspirasi warga,” tutur Wanedi.

“Yang penting adalah 3, yakni tiga hal yang harus terkondisikan di lapangan dari semua usulan kebutuhan yang sudah terealisasikan. 3 hal itu meliputi; Tepat Guna, Tepat Waktu dan Tepat Fungsi,” tandas Wanedi, politisi PDI Perjuangan yang kembali maju berikutnya untuk jadi Caleg incumbent pada Pileg/Pilpres 2024 melalui Dapil 4 Kecamatan Sukun nomer urut 3. (galih)

Exit mobile version