monwnews.com – Malang,- Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M, atau yang akrab disapa Sam Tito berpendapat, bahwa Kota Malang memiliki banyak daya tarik,salah satunya potensi wisata budaya dan seni yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Itu disampaikan olehnya,saat Ketua DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Malang Raya menjadi salah satu narasumber di acara Talk Show Ngobrol Mbois Pasar Legenda,diarea halaman luar salah satu hotel di pusat Kota Malang,Jumat 12 September 2025.
Sam Tito dalam potchas tersebut juga menhatakan ,jika Kota Malang memiliki banyak Cagar Budaya, diantaranya bangunan-bangunan kolonial yang perlu dijaga,dirawat dan dilestarikan keasliannya.
“Bangunan-bangunan kuno itu bukan saja hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata lokal maupun internasional,Karena banyak bangunan masa kolonial,sehingga bisa jadi anak cucu orang-orang Belanda pada masa revolusi,datang ke Kota Malang sebagai turis untuk melihat kembali dan mengenang ” ujar Presdir KHYI (Kantor Hukum Yustitia Indonesia) Malang pada awak media ini,Sabtu (13/09/2025)
Sam Tito berharap bahwa pemerintah daerah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mengembangkan wisata budaya di Kota Malang.
“Menurut saya,Pemerintah Daerah perlu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata budaya,” tegasnya
Menurut Sam TITO , Kota Malang perlu memiliki ikonik yang dapat menjadi daya tarik bagi orang untuk berwisata,yang berpotensi juga menggerakkan perekonomian lokal.
Dia ungkapkan,bahwa kegiatan seperti pameran dan festival dapat menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka dan meningkatkan gairah perekonomian.
(galih)












