Monwnews.com, Malang – Dalam resesnya ke-1 di Tahun 2024, anggota DPRD Kota Malang dari Komisi B, Lookh Mahfudz menyerap aspirasi warga Kecamatan Kedungkandang, yang dilaksanakan di Aula Kampus STIBA, Sabtu (03/02/2024).
Politisi asal PAN yang menjadi Ketua Fraksi DDI (Damai Demokrasi Indonesia) itu dalam paparan resesnya di hadapan ratusan warga yang diundang hadir mengajak, agar jangan malu-malu menyampaikan keinginan dan aspirasinya.
Dia sampaikan, bahwa salah satu tugas dewan dalam reses adalah untuk menyerap aspirasi warga.
“Monggo Bapak/Ibu catat aspirasi atau harapannya di lembar aspirasi yang telah dibagikan, Sebab hasil dari reses ini nanti akan kita sampaikan kepada jajaran anggota dewan, untuk dibahas dan diperjuangkan,” ujar Lookh Mahfudz.
Selain pemaparan yang telah disampaikan oleh Lookh Mahfudz, diteruskan dengan sesi tanya jawab.
Ada sekitar 4 penanya dalam sesi tanya jawab tersebut, dan semuanya telah dijawab dengan cukup jelas.
Usai acara, Lookh Mahfudz memberikan keterangannya kepada awak media yang hadir di lokasi.
Dia sampaikan, bahwa aspirasi rakyat yang berkembang saat ini adalah soal keberlangsungan UMKM di Kota Malang.
“Perlunya kita tingkatkan lagi dukungan kontribusi bagi para pelaku UMKM, melalui stimulan sesuai kebutuhan penunjang alat-alat kerja, seperti kompor, mesin jahit, perkakas potong rambut dan lain-lainnya,” ujar Lookh Mahfudz.
“Termasuk dimudahkannya kepengurusan legalitas usaha, selain pelatihan dan pendampingan produk usaha hingga ke pemasaran,” sambungnya.

Menurut Lookh Mahfudz, bahwa Kota Malang jika UMKM bisa maksimal perkembangannya, maka itu akan menunjang sektor pertumbuhan perekonomian menuju kesejahteraan warga Kota Malang,” terangnya.
“Kemudian untuk usulan warga melalui Pokir dewan bagi kepentingan publik warga di Kecamatan Kedungkandang, juga sudah kita realisasikan untuk seperti insfrastruktur pembangunan lapangan yang ada mini shocker dan basketnya, serta gorong-gorong, plengsengan maupun pavingisasi, juga pemberian peralatan sound sistem untuk keperluan warga RT/RW,” jelas Lookh Mahfudz.
“Masyarakat patut bersyukur dengan adanya usulan/aspirasi yang telah diperjuangkan, dikawal melalui Pokir Dewan dan telah direalisasikan,” tuturnya.
Menurut Lookh Mahfudz, untuk tahun-tahun kedepan, Pokir dewan sesuai tusinya, berkelanjutan bisa terealisasikan lebih maksimal dengan anggaran yang memadai, sesuai kebutuhan.
Diakhir wawancara dengan awak media, Lookh Mahfudz juga berharap, dengan adanya anggaran yang memadai, dengan mengambil satu contoh bidang perekonomian, agar iklim usaha bagi pelaku UMKM juga lebih maksimal dalam daya guna pendorong peningkatan perekonomian di Kota Malang. (galih)












