Pesanggrahan Cakra Manggilingan

Kitab Suci Alam Semesta Adalah Kitab Suci Utuh Yang Tersirat

Mahesa Wong CM

Oleh: Mahesa Wong CM

=====================================

ALAM SEMESTA adalah Kitab Suci utuh yang tersirat. Ayat-ayatnya tertulis di kedalaman jiwa setiap makhluk-Nya. Kitab Suci yang tidak akan pernah bisa dircayaan apapun.

Sejatinya Tuhan telah membuka portal dimensi kesadaran bagi semua manusia untuk menyadari hal ini. Kitab-kitab suci yang ada dan tertulis adalah sebuah kebenaran namun tidak dapat seutuhnya menandingi kebenaran mutlak Kitab Suci Alam Semesta ini.

Mengapa demikian ?, agar semua manusia sadar tidak merasa paling benar dan mengklaim kebenaran bagi 1 golongannya saja. Dan golongan yang lain salah. Dan juga kebenaran nyata yang dapat di saksikan langsung lewat sebuah peristiwa yang terjadi.

Ingatlah saudara-saudariku Tuhan tidak bisa diklaim atas nama apapun bahkan Kitab Suci yang sudah diturunkan-Nya pun dapat dirubah-Nya.

Dengan membuang semua ingatan makhluk-Nya. Tuhan mudah merubah apapun yang telah terjadi maupun belum terjadi. Tuhan dapat mengulang dan memajukan waktu bahkan sampai memberhentikannya sesuai kehendak-Nya.

Apapun kebenaran yang tertulis itu belum mutlak karena hanya Dialah yang paling berhak memegang kebenaran tertinggi di alam semesta. Ini adalah kesadaran tinggi untuk kita semua agar berhati-hati dalam menjalani kehidupan.

Kebenaran-kebenaran yang di labeli Agama, kepercayaan dan aliran apapun itu semua hanyalah jalan menuju kebenaran sejati-Nya. Namun itu bukanlah kebenaran seutuhnya. Karena kebenaran-Nya tiada berbatas.

Sadarilah ketika Alam Semesta menyeleksi, Bencana Alam baik di tanah, udara dan air apakah itu belum cukup membuka kesadaran tinggi. Apakah Tuhan pilih kasih, siapa saja yang akan menerima bencana-Nya. Apakah pilih kasih kepada golongan, agama atau aliran tertentu.

Bukankah nyata Tuhan Sang Welas Asih tidak pernah menggolongkan kita kepada banyak golongan. Lantas siapa yang membuat sekat pemisah itu sendiri? Jika bukan manusia itu sendiri. Inilah kenyataan bahwa Tuhan hanya melihat baik dan buruk kita dalam perbuatan di alam semesta ini.

Tuhan tidak memperdulikan dari golongan apa kita belajar mengenali dan mencintai-Nya. Karena Tuhan adalah Maha di atas Maha.

Sadarilah Tuhan memberi kita Cinta dan Kasih Sayang agar menyadari rahasia di atas segala rahasia-Nya. Cinta tak pernah memandang apapun dan siapapun dia. Karena kemurnian-Nya yang tiada batas dapat menembus apapun. Raga ini pun hanyalah titipan dan media bagi-Nya.

Tulisan-tulisan ini hanyalah pesan tersirat yang seutuhnya belum terjabarkan dengan penuh sebagai pengingat bagi diri dan ummat manusia.

Marilah saudara-saudariku satukan cinta dan kasih sayang kita tanpa berebut kebenaran dan keburukan. Kita adalah 1 kesatuan yang tak pernah terpisahkan.

Ada cinta yang murni di dalam lahir dan bathinmu. Peluklah segalanya dengan cinta. Karena puncak keselamatan hidupmu tergantung pada cinta yang murni itu bukan pada amalan-amalan apapun kecuali kebaikan yang kau persembahkan pada alam semesta.

Medio 24 Juni 2025
Salam Kebangkitan Kesadaran
#Mahesa Wong CM#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *