monwnews.com – Malang,- Sepakbola bagi Bung Karno adalah alat strategis dalam memperkuat nasionalisme & membangun karakter bangsa. Sang Proklamator bertekad melalui sepakbola, Indonesia bisa berdiri tegak & bermartabat di dunia Internasional.
Itu sebabnya, setelah Indonesia terpilih menjadi Tuan Rumah Asian Games 1962, Bung Karno menyiapkan satu simbol yang bisa menjadi kebanggaan bersama yaitu Stadion Gelora Bung Karno (GBK) berkapasitas 110.000 penonton.
Pembangunan Stadion GBK dimulai tahun 1960 dengan atap ikonik “Temu Gelang” yang dirancang tanpa pilar tengah untuk melambangkan persatuan bangsa yang utuh.
Di era Kepresidenan Megawati pernah digagas pertandingan persahabatan antara Tim Menteri Kabinet Gotong Royong melawan Tim Duta Besar Sahabat yang bertugas di Indonesia.
Konsepnya semacam fun football yang waktunya bertepatan jelang Piala Dunia Korea-Jepang 2002. Kala itu Megawati menggunakan sepakbola sebagai salah satu instrumen diplomasi taktis dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara sahabat.
Kecintaan sepakbola dari Bung Karno & Megawati inilah yang menjadi alasan bagi Prananda Prabowo sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan menginisiasi pelaksanaan Soekarno Cup yang diselenggarakan di Jawa Timur dari tanggal 10 Agustus 2026 sampai 24 Agustus 2026.
Melalui Soekarno Cup, Prananda Prabowo berinisiatif menjawab salah satu tantangan terbesar sepakbola nasional saat ini yaitu minimnya kompetisi usia muda & pembinaan bakat karena keterbatasan akses.
Pasalnya para pemain yang berlaga di Soekarno Cup 2026 mayoritas adalah pemain non-profesional yang usianya dibawah usia 17 tahun.
Mereka adalah pemain-pemain yang selama ini bermain di turnamen di tingkat kecamatan, tingkat kabupaten & turnamen antar sekolah yang kerap luput dari sorotan pemandu bakat.
Melalui Soekarno Cup 2026 pula menjadi kesempatan bagi para pemain muda tersebut memaikan penampilan yang elegan & fair. Pasalnya para pemain tersebut akan dipantau oleh agen sepakbola yang bisa menuntun mereka menjadi pemain profesional.
Turnamen Soekarno Cup 2026 bukan turnamen baru. Ini adalah edisi ketiga setelah sukses dalam penyelenggaraan Soekarno Cup Jakarta 2023 & Soekarno Cup Bali 2025.












