Monwnews.com, Sofia – Pemerintah Bulgaria resmi runtuh pada Kamis (11/12/2025) setelah Perdana Menteri Rosen Zhelvazkov mengundurkan diri di hadapan parlemen. Pengunduran diri tersebut terjadi di tengah gelombang demonstrasi besar yang digerakkan oleh Generasi Z (Gen Z) dan berlangsung selama beberapa minggu terakhir.
Aksi protes tersebut dipicu oleh kekecewaan publik terhadap praktik korupsi yang dinilai mengakar, dominasi elite politik lama, serta kegagalan pemerintah merespons persoalan ekonomi dan sosial. Para demonstran, yang mayoritas berasal dari kalangan muda, juga menilai sistem pemerintahan berjalan tidak transparan dan tidak berpihak pada generasi mereka.
Pengunduran diri pemerintah koalisi Bulgaria, yang diumumkan Kamis oleh Perdana Menteri Rosen Zhelyazkov, terjadi hanya beberapa minggu sebelum negara Balkan tersebut dijadwalkan bergabung dengan zona euro, serikat mata uang Uni Eropa.
Meski runtuhnya pemerintahan Bulgaria tidak akan menghentikan rencana peralihan dari lev ke euro pada 1 Januari, situasi ini memperpanjang krisis politik yang telah memicu tujuh pemilihan parlemen hanya dalam empat tahun terakhir.

Zhelyazkov mengambil alih kekuasaan pada Januari. “Vox populi, vox dei,” kata Zhelyazkov di Parlemen pada Kamis, mengutip ungkapan Latin yang berarti “suara rakyat adalah suara Tuhan.”
“Kita harus bangkit untuk memenuhi tuntutan mereka. Dan tuntutan mereka adalah pengunduran diri pemerintah,” ujarnya.
Pengunduran diri Zhelvazkov disebut sebagai kemenangan politik pertama Generasi Z di kawasan Eropa. Sebelumnya, generasi yang sama juga tercatat menjadi motor penggerak protes di sejumlah negara lain seperti Bangladesh, Nepal, Kenya, dan Madagaskar, menandai meningkatnya peran politik anak muda dalam mendorong perubahan kebijakan dan kepemimpinan nasional.
Fenomena ini menegaskan meningkatnya peran politik anak muda secara global dalam menekan pemerintah, menggugat status quo, dan mendorong perubahan kepemimpinan nasional.
Bulgaria kini memasuki babak baru ketidakpastian, dengan satu pesan yang tak terbantahkan suara Generasi muda tak lagi bisa diabaikan.












