Monwnews.com, Seolah memasuki film dengan cerita kuno di zaman purbakala, berada ditengah-tengah hamparan padang savana menghijau, berdiri kokoh patung yang merupakan situs megalit tertingi yang ada di lembah bada.

Menjadi primadona dari semua situs yang ada dan tersebar di Taman Nasional Lore Lindu.
Patung-patung batu di Lembah Bada memiliki ukuran dan bentuk yang beragam, dari yang berukuran manusia hingga yang setinggi 4 meter.
Bentuk patung-patung ini juga beragam, beberapa menyerupai manusia, sementara yang lain memiliki bentuk yang lebih abstrak
Patung yang sudah lama menjadi maskot pesona Sulawesi Tengah merupakan bukti zaman prasejarah dalam bentuk yang begitu epik,
Patung-patung batu megalitik di Lembah Bada biasanya ditemukan di area terbuka, seperti di tepi sungai atau di dataran tinggi, yang menunjukkan bahwa situs ini mungkin pernah digunakan untuk upacara atau kegiatan komunal lainnya.

Setiap patung batu megalitik di Lembah Bada memiliki cerita dan misteri tersendiri, menjadikannya salah satu situs arkeologi yang paling menarik di Indonesia
Sebagian dari wisatawan mungkin bertanya-tanya, cara membuat patung sebesar itu dan seberat itu. Bagaimana bisa dia berada tepat ditengah-tengah bentangan alam yang begitu indah.
Bukti sejarah budaya lembah bada pun belum dapat dengan pasti memaparkan seperti apa persisnya patung-patung itu dibuat. Keberadaanya cukup menggambarkan keratifitas tingkat tinggi dari kehidupan pada zaman itu.
Sebagai penghibur, kesan pertama berkunjung ke lembah bada pun punya sensasinya tersendiri. Setiap wisatawan memiliki pengalamannya masing-masing
Untuk bisa sampai ke lembah bada, wisatawan dari luat daerah sulawesi tengah bisa menggunakan beberapa altenatif trasnportasi.
Lembah Bada dapat ditempuh hampir 12 jam dengan perjalanan darat dari Rantepao, Toraja Utara.
Selain itu, jika wisatawan memilih jalur masuk dari kota palu. Dan pilihan lainnya adalah dengan menempuh jalur udara 45 menit dari bandara sultan Hasanudin Makassar ke kota Poso, dilanjutkan dengan perjalanan darat sekitar 3 jam untuk tiba di Lembah Bada.
Sepanjang perjalnan menuju dan kembari dari Lembah bada wisatawan juga akan menikmati panorana alam khas pegunungan hutan hujan sulawesi tengah.
Sudah banyak tersedia penginapan dengan harga yang cukup terjangkau untuk bisa melepaskan penat setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh.
Tentunya merupakan tantangan tersendiri bagi pemerintah mulai pusat sampai pemerintah daerah, agar bisa menjadikan lembah Bada sebagai tujuan wisata yang epik












