KAUJE Korda Surabaya Kunjungi Panti Bayi Muhammadiyah, Buka Puasa Bersama dan Berikan Santunan

Oplus_131072

Monwnews.com, Surabaya – Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Koordinator Daerah Surabaya menggelar acara buka bersama dan penyerahan santunan ke Panti Bayi Muhammadiyah Medokan Ayu Rungkut, Surabaya pada hari sabtu 8 Maret 2026, yang merupakan salah satu program “Ramadhan Berbagi Kasih” dari KAUJE Korda Surabaya pada bulan suci ramadhan tahun 2026.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan canda tawa antara para alumni yang hadir dengan anak-anak asuh di panti ini, seperti yang disampaikan oleh Suharti alumni FKIP angkatan 1984,  “Saya sangat terharu melihat bayi dan anak-anak disana, dengan kepolosan dan candarianya ditengah kekurangan dan keterbatasannya, semoga kedepannya mereka menjadi orang-orang sukses dan berbakti kepeda keluarga, bangsa dan negara,” ujar Suharti.

“Saya pribadi sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk terlibat di program Ramadhan Berbagi Kasih yang selenggarakan oleh KAUJE Korda Surabaya,” tambahnya.

Sementara itu dalam sambutannya Anita alumni Fakultas Ekonomi angkatan 98 yang mewakili pengurus mengatakan, “Kegiatan berbuka puasa bersama dan pemberian santunan anak- anak yatim, piatu dan duafa, diharapkan menjadi agenda rutin tahunan KAUJE Surabaya, selain untuk bersilaturrahmi pastinya, juga sekaligus memupuk kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim, piatu dan duafa”.

“Selain itu tujuan mendasar dari kegiatan ini adalah, untuk mencari keberkahan serta mewujudkan rasa syukur dalam kehidupan kita,” tutur Anita.

Pengurus Panti yang diwakili oleh ustadz Yudi Marga Dinata menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KAUJE Surabaya khususnya dan KAUJE umumnya yang telah mensupport Panti bayi selama ini, karana banyak alumni UNEJ yeng menjadi donatur dan sering berkunjung ke Panti Bayi.

Sementara itu ketua MPKS PCM Rungkut Sholeh Masyhoedi menyampaikan profil panti disertai penjelasan asal muasal berdirinya panti yang diawali oleh wakaf tanah dan rumah seluas 418 m2 dari Prof. DR Triwulan dosen ITS, sehingga  bisa dibangun asrama 3 lantai seperti saat ini, serta perluasan panti dengan membeli rumah yang posisinya persis dibelakang panti, yang dananya sebagian besar berasal dari hibah warga negara Australia kelahiran Surabaya.

Selain itu para alumni yang hadir di ajak “Tour de Panti”, dengan mengunjungi kamar bayi dan balita, serta calon kamar bayi dan balita di rumah yang baru dibeli.

Sholeh juga menyampaikan program digitalisasi keuangan dan administrasi panti, sehingga keuangan panti bisa diakses secara on line dan real time yang memudahkan monitoring serta evaluasinya.

“Semoga dengan “To de Panti” ini bisa memberikan informasi yang utuh tentang pengelolaan Panti Bayi, dan menambah tingkat kepercayaan para donatur, bahwa Panti Bayi benar-benar dikelola secara prudent dan akuntabel,” ucap Sholeh. (**)

Exit mobile version