AS Akan Tempatkan Rudal Jarak Jauh di Jerman, Ini Sikap Rusia

Monwnews.com, Rusia akan menanggapi dan mengambil tindakan atas keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan rudal jarak jauh di Jerman, kata wakil menlu Rusia Sergey Ryabkov hari Kamis (11/7/2024)

https://www.instagram.com/kayoone.bumi/
https://www.instagram.com/kayoone.bumi/

“Tindakan ini terutama bertujuan untuk merusak keamanan negara kami,” kata Ryabkov kepada wartawan

Ryabkov menyebut tindakan AS sebagai “satu rangkaian tindak eskalasi,” dan mengatakan Rusia akan menganalisis situasi dan merespons dengan “tenang dan profesional.”
.
Ryabkov meragukan penempatan rudal ini akan memicu pembicaraan tentang stabilitas strategis. Dia menolak kemungkinan terulangnya skenario Perang Dingin di mana keputusan NATO untuk menempatkan rudal akhirnya berujung pada negosiasi penghapusan.

“Sulit bagi saya untuk menilai apa yang diharapkan AS dan Jerman dalam kasus ini sebagai dua pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kesepakatan ini. Saya rasa mereka tidak menganggap mungkin untuk mengulangi pengalaman tersebut. Situasinya telah berubah drastis,” katanya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Amerika Serikat menyatakan akan menempatkan rudal jarak jauh di Jerman pada tahun 2026, menurut sebuah pernyataan pada Rabu (10/7/2024)

“Amerika Serikat akan memulai penempatan bertahap kemampuan rudal jarak jauh dari Multi-Domain Task Force di Jerman pada tahun 2026, sebagai bagian dari perencanaan untuk penempatan kemampuan ini secara permanen di masa depan,” kata pernyataan bersama oleh AS dan Jerman selama KTT NATO di Washington.

“Ketika sepenuhnya dikembangkan, unit rudal jarak jauh konvensional ini akan mencakup SM-6, Tomahawk, dan senjata hipersonik yang sedang dikembangkan, yang memiliki jangkauan yang jauh lebih panjang daripada rudal berbasis darat saat ini di Eropa,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *