Daerah  

Apresiasi Workshop Pendidikan Kedokteran, Wagub Emil: Emergency is About Life Saving

MonWnews.com, Surabaya – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan Workshop dan Simposium Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga di Ballroom Shangri La Hotel Surabaya, pada Sabtu (11/3).

Perkembangan iptek memunculkan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, tak terkecuali teknologi di bidang kesehatan dan salah satunya adalah perkembangan pada keilmuan kegawatdaruratan.

“Emergency is about life saving, bahkan saat ini ada sebuah spesialis untuk emergency untuk memperkuat sistem triase dalam kegawatdaruratan, ungkap Emil Dardak.

Terjadinya Pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir juga memberikan dampak besar terhadap sistem kesehatan di seluruh dunia. Termasuk keilmuan kedokteran yang mana pasca pandemi, nakes banyak mendapat pelajaran, utamanya penanganan kegawatdaruratan.

“Adanya agenda ini merupakan wadah dan momen penting, yang bukan hanya untuk Jawa Timur saja. Ini merupakan tanggungjawab yang ‘mengerikan’ tapi saya yakin mental dari rekan-rekan dokter sudah terlatih untuk mengoptimalkan ini,” kata Emil.

Lebih jauh, Emil berharap kegiatan ini dapat menambah kewaspadaan serta keterampilan mahasiswa kedokteran di seluruh Indonesia dalam menangani kasus kegawatdaruratan sehingga dapat menekan angka kematian dan kecacatan pasien yang ada.

“Antusiasme peserta yang mengikuti workshop dan simposium ini sangat luat biasa, artinya jiwa korsa segenap dokter, baik dokter umum, PPDS, dan dokter spesialis ini menjadi teladan luar biasa untuk masyarakat kita,” tuturnya.

“Never ending learning ini dapat kita teladani bersama tidak dikhususkan bagi bidang kedokteran saja, termasuk kami di pemerintahan dan bidang lainnya,” sambungnya.

Dalam penutup sambutannya, Emil menjelaskan bahwa Pemprov Jatim sangat mendukung dan antusias untuk bersinergi dalam konteks kegawatdaruratan agar dapat menciptakan sistem rescue yang maksimal dari hulu me hilir.

“Saya menegaskan bahwa kami (pemprov) akan siap mendukung dan bersinergi menciptakan sistem rescue yang optimal dari hulu ke hilir, apalagi ini ranahnya Revolusi Industri 4.0,” tutur Emil.

“Misalkan adanya penyiapan komunikasi cepat dan efektif  antar ambulance dan IGD itu sangat penting, jadi gak gupuh lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *