Monwnews.com, Tentara China menggelar latihan militer gabungan yang diikuti oleh angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara.

Latihan militer itu mengepung Taiwan disertai dengan peringatan “kemerdekaan Taiwan berarti perang.”
China merancang latihan militer tersebut untuk memamerkan strategi “mengepung Taiwan dari semua arah.”
Juru bicara Pemerintah China Kantor Urusan Taiwan, Zhu Fenglian menyatakan latihan militer adalah hukuman atas provokasi yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Taiwan Lai Ching-te.
“Kemerdekaan Taiwan berarti perang dan mengikuti agenda itu berarti menjerumuskan penduduk Taiwan ke bahaya peperangan,” kata Zhu , Rabu (2/4/2025).
Dalam latihan gabungan, sebagaimana dilansir CNBC, tentara China melakukan simulasi serangan ke target di laut dan di darat serta melakukan blokade jalur-jalur perairan di sekitar Taiwan.
Kementerian Pertahanan Taiwan, dalam unggahan di akun X, menyatakan bahwa mereka mendeteksi 19 kapal bergerak di sekeliling Taiwan pada Rabu pagi (2/4/2025).












