Monwnews.com, Tentara Israel menyebarkan ribuan selebaran di Kota Gaza, Rabu (10/7/2024) yang mendesak semua penduduk untuk meninggalkan Gaza di tengah serangan militer yang semakin intensif di kota utama wilayah Palestina tersebut.

Selebaran tersebut sebagaimana dilansir AFP ditujukan kepada “semua orang di Kota Gaza”.
Mereka diwajibkan menuju daerah “aman” di selatan dan memperingatkan daerah perkotaan akan “tetap menjadi zona pertempuran berbahaya”.
Dalam selebaran tersebut, tentara mengatakan warga akan dapat mengambil dua jalan aman dengan cepat dan tanpa pemeriksaan dari Kota Gaza ke tempat perlindungan di Deir Al-Balah dan Al-Zawiya
Sejak perang pecah pada Oktober 2023. Serangan militer Israel telah menewaskan sedikitnya 38.243 orang di Gaza, sebagian besar warga sipil.
Puluhan ribu warga telah meninggalkan Kota Gaza sejak pasukan melancarkan serangan terbaru di distrik Shujaiya di timur kota tersebut dan pertempuran darat pun terus berkecamuk.
Perintah terbaru tersebut mencakup distrik tengah dan barat tempat tank dan pasukan dipindahkan minggu ini.
Tentara Israel mengatakan pasukannya telah menyerang militan di dalam markas besar badan PBB untuk Palestina, UNRWA, yang dikosongkan di Kota Gaza.
Serangan juga terjadi di Deir Al-Balah, sebuah wilayah di mana warga Palestina didesak untuk pindah demi keselamatan mereka.
Sementara itu, sebagaimana dilansir CNBC, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kekhawatirannya atas perintah evakuasi Israel itu.
PBB mengatakan bahwa perintah tersebut justru mendorong warga Palestina untuk pergi ke zona di mana terjadi pertempuran












