Daerah  

Wali Kota Malang Segera Cek End Ricek SE Dinas Untuk Jajaran OPD Yang Ditandatangani Sekda, Sempat Beredar di Grup WA Umum

MonWnews.com, Malang – Sempat beredar di salah satu grup WhatsUp, sebuah Surat Edaran (SE) resmi kedinasan yang lengkap dengan tandatangan Sekda Kota Malang dan stempel.

Surat edaran tersebut diposting oleh pemilik nomer selluler 081-55…….dalam bentuk pdf di WA grup.

Praktis Surat Edaran dalam format pdf tersebut sempat terbuka dan terbaca oleh beberapa personil yang tergabung di WA grup.

Surat Edaran berkop surat Pemkot Malang, Sekretariat Daerah Jalan Tugu No 1 ditujukan kepada, Yth Struktural (Sebagaimana Daftar Terlampir).

S.E dengan Nomor 893 3/2611/35.73 502/ 2023 bersifat Segera dengan Perihal: Undangan Kegiatan Optimalisasi Revolusi Mental ASN untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi Berdampak dan BerAhlak.

Dalam isi surat tersebut menyampaikan, bahwasanya pihak Pemkot Malang akan menyelenggarakan sebagaimana perihal diatas yang akan dilaksanakan pada Hari Selasa, Tanggal 12 September 2023 dengan tempat pelaksanaan di Nagoya Hill Hotel *Jl.Teuku Umar.No.1 Lubuk Baja, Kota Batam*

Dengan keterangan, bahwa pada kegiatan yang dimaksud. Maka untuk biaya akomodasi dan perjalanan dinas dan uang saku dibebankan kepada masing-masing peserta.

S.E tersebut juga dilampiri daftar Undangan untuk semua Perangkat Daerah.

Namun S.E dalam format pdf yang ada di WA grup itu telah dihapus oleh pemilik Nomer 0815-55…..,beruntung penulis sempat membaca dan men screnshoot Surat Edaran tersebut. Dan segera melakukan konfirmasi dengan menunjukan hasil screenshoot kepada nomer pribadi Sekda melalui pesan singkat (japri).

postingan SE bentuk pdf yang telah dihapus pemilik, nomer kartu selluler 0815-55….di sebuah WA grup

Kok jauh sekali mas. Biaya transportasi e lumayan loh itu. Kenapa gk di Malang sini ae yah ?! Lebih efektif gk melelahkan. Merefleksikan fikiran menuju revolusi diri pada mental pengabdian ASN pada untuk negeri (penulis melakukan konfirmasi).

Namun konfirmasi pesan singkat melalui WhatsUp dari penulis tidak mendapat respon meski telah dilihat dan dibaca oleh Sekda dari perangkat androidnya.

Maka penulis langsung melakukan konfirmasi kepada Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji melalui sellulernya dengan mengirimkan hasil screenshoot dari S.E tersebut, Jumat (01/09/2023).

“Sy cek dulu inggih,” jawab Wali Kota Malang melalui pesan singkatnya pada pukul 17.50 WIB.

“Saya pastikan ndak akan ada mas… mksh infonya,” jawab Sutiaji lewat pesan singkatnya yang kedua tepat pada pukul 19.00 WIB.

Terkait beredarnya Surat Edaran Kedinasan resmi tersebut. Salah satu Tomas (Tokoh Masyarakat) Arema Tuek, pengamat kebijakan Pemerintah Kota Malang bereaksi manakala ditunjukan hasil screenshoot Surat Edaran tersebut, dan langsung memberikan tanggapannya melalui pesan WhatsUp, seperti dibawah ini dengan tulisan aslinya.

“Waouwww……
Luar biasa …..!!!
Untuk melaksanakan kegiatan Optimalisasi Revolusi mental ASN untuk mewujudkan Revormasi Birokrasi saja dilaksanakan ditempat yang jauh (Batam), tentunya melelahkan dan beaya besar.
Menurut hemat kami, kegiatan tersebut terkesan mengada ada.
Memangnya untuk mewujudkan REVOLUSI BIROKRASI , tidak ada tempat di Kota Malang ……???
Yang nampak lebih lucu…..
disebutkan bahwa beaya Akomodasi Perjalanan dinas dan uang saku dibebankan kepada masing masing peserta…..
Hemmmm…..
Ludruk Metu Awan tah Ya’apa iki….
Ngawur ngawur ngawur…….!!! ” Komentar salah satu Tokoh Arema asli
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *