Monwnews.com, Yogyakarta – Sebuah video yang menampilkan sekelompok orang melantunkan zikir di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, viral di media sosial dan menuai beragam respons publik.
Video yang diunggah akun TikTok @kuekecil_ tersebut memperlihatkan sejumlah pria bersorban putih duduk bersimpuh di salah satu sudut pelataran candi sambil melantunkan zikir secara bersama-sama. Aksi itu menarik perhatian pengunjung yang tengah berwisata dan sempat direkam oleh beberapa orang di lokasi.
Menanggapi viralnya video tersebut, Corporate Secretary InJourney Destination Management, Destantiana Nurina, menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan
“Manajemen menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung,” ujar Destantiana dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, rombongan yang melakukan kegiatan zikir tersebut diketahui berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan telah mendapat teguran langsung dari petugas pengelola kawasan.
Destantiana menegaskan bahwa PT Taman Wisata Candi (TWC) pada prinsipnya menghargai ekspresi spiritual dan kegiatan keagamaan masyarakat. Namun, setiap aktivitas di kawasan cagar budaya tetap harus mematuhi aturan yang berlaku.
“Candi Prambanan merupakan situs warisan budaya dunia yang memiliki ketentuan khusus dalam pengelolaannya. Oleh karena itu, seluruh kegiatan pengunjung harus disesuaikan dengan fungsi dan regulasi kawasan,” tegasnya.
Peristiwa ini pun memicu perbincangan di ruang publik terkait batas antara kebebasan berekspresi dan kepatuhan terhadap aturan di kawasan cagar budaya. Pengelola mengimbau pengunjung untuk tetap menghormati nilai historis serta ketentuan yang berlaku demi menjaga kelestarian Candi Prambanan.












