WAS WES … Mewarnai Percepatan Eskpektasi di Ngalam Awe Awe

KOTA MALANG dalam angka, menuju sebuah kepastian ekspektasi

Tentang renungan, pemikiran dan langkah – langkah terukur. Tegas dan Jelas

Ngalam Awe-Awe, adalah memanggil kepada siapa saja yang terketuk, pikiran, keinginan, harapan, cita-citra dalam bungkus nurani yang alami, untuk mewujudkan ekspektasi Kota Malang.

Out of The Book, pola pikiran dan langkah berani dalam bertindak sangat diperlukan untuk membedah potensi Kota Malang yang edukatif berkebudayaan.

Maka dua suku kata WAS WES jika dipadukan ,digabungkan disatukan lalu diucapkan, bahkan diteriakkan atau dihembuskan, kiranya dapat menjadikan perwujudan dimensi _dua pemikiran_yang ada pada kemampuan/kapabilitas dua personality

Seperti itulah kurang lebihnya di alam Ngalam Awe Awe (Malang Memanggil), bagi personality yang tergerak dan harus bergerak cerdas dengan tiga tahapan terpadukan,yakni _Kecerdasan Intelektual, Emosional dan Spiritual_.

Was Wes adalah sebuah pemikiran dan tindakan dengan langkah cepat nan terukur di era politik global yang dinamis.

Was Wes merupakan perpaduan perwujudan dua karakter yang potensinya wajib bisa meng gol kan harapan lahirnya kebijakan berkeadilan dalam kemakmuran.

Was Wes bisa jadi gabungan dua potensi dalam rel satu arah dari dua stasiun yang ada di Kota Malang.

Bisa jadi berangkat dari Stasiun Kotalama berhenti di Stasiun Kota Baru, lalu terus melangkah, bergerak berirama hingga sampai disatu tujuan, yakni area Tugu _Malangkucecwara_

Maka Was Wes yang ada pada gabungan potensi dua personal (generasi tua dan muda) dalam satu pemikiran yang seimbang sevisi semisi dengan pola pemikiran yang dilandasi SATUNYA KATA DAN PERBUATAN.

Apa.. dan Siapa seperti apa dan bagaimana serta dimana…?! WAS WES itu ada dan berada .

Catatan tengah
Ngalam Awe Awe

03 Maret 2024

Jurnalis: Galih Herry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *