Daerah  

Tim Pansus Penyelesaian Pembangunan Pasar Temukan Kondisi Memprihatinkan, Saat Kunjungi Lokasi

Tim Pansus saat turun kelapangan ,lokasi area dalam Pasar Besar Malang, Selasa (27/06/2023)

MonWnews.com, Malang – Tim Pansus DPRD Kota Malang lakukan peninjauan ke area Pasar Besar Malang, Selasa (27/06/2023).

Tim Pansus yang terbentuk itu, khusus untuk Pansus Penyelesaian Pembangunan 3 Pasar yang saat ini masih terkatung-katung nasibnya. Kecepatan penanganan dari pihak Pemkot Malang yang diharapkan oleh para pedagang di 3 pasar tersebut hingga saat inipun belum menunjukan kejelasannya.

“Yang melakukan kunjungan ke lapangan tadi Pansus penyelesaian pembangunan 3 pasar. 8 orang anggota pansus ikut kunjungan lapangan dan melihat kondisi eksisting pasar, juga masing masing anggota pansus melakukan dialog, tanya jawab dengan pedagang secara acak,” ungkap Arif Wahyudi, anggota dewan dari Komisi B usai lakukan kunjungan.

Arif Wahyudi, anggota dewan dari fraksi PKB (Ketua Tim Pansus)

Hal pertama yang tim pansus temui memang pasar dalam kondisi sepi pengunjung, dan ternyata sepi tersebut sudah rutin terjadi semenjak kebakaran terakhir tahun 2016 yang lalu.

“Saya pribadi sebagai Ketua Pansus, sangat prihatin melihat pasar Besar yang dahulu menjadi pusat perbelanjaan pasar tradisional, dan menjadi salah satu ikon Kota Malang, sekarang kondisinya sangat kumuh, dan boleh dikatakan sudah sangat tidak layak untuk dikunjungi. Hal tersebut merupakan salah satu penyebab pasar menjadi sepi,” ungkap Arif Wahyudi selaku Ketua Pansus.

Dikatakan oleh Arif Wahyudi, setelah kunjungan lapangan. Pansus akan memanggil Pemerintah Kota Malang, dalam hal ini Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan serta perangkat Daerah terkait lainnya untuk menelusuri sejauh mana progress rencana pembangunannya, setelah perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Malang dengan PT Matahari Putra Prima putus.

“Setelah itu pansus juga akan mengundang perwakilan pedagang untuk melakukan dialog atas rencana Pemerintah Kota atas pembangunan pasar Besar,” jelas politisi dari PKB itu. (galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *