TIM BeSmart Mahasiswa Universitas dr. Soebandi Berhasil Lolos Pendanaan PKM-RE: Riset Breast Cancer Therapy Berbasis Biji Jambe

Monwnews.com, Kabar membanggakan datang dari Universitas dr. Soebandi. Tim BeSmart berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Eksakta (PKM-RE) melalui gagasan penelitian inovatif di bidang kesehatan yang mengangkat pengembangan Breast Cancer Therapy (terapi kanker payudara) berbasis bahan alam dengan pendekatan teknologi penghantaran obat modern.

Tim BeSmart didampingi oleh Mohammad Rofik Usman, M.Si, yang terdiri atas:
• Ahmad Fauzi || Program Studi S1 Ilmu Keperawatan yang juga merupakan Kader DPK GMNI Kesehatan Jember
• Aulia Safira Putri || Program Studi S1 Farmasi
• Neina Naura Amalia || Program Studi S1 Farmasi
• Dita Eka Aulia || Program Studi S1 Farmasi
• Ibrahimovic Yohananta Putra || Program Studi S1 Farmasi

Penelitian yang diusulkan berfokus pada riset biji jambe (Areca catechu) yang dikembangkan sebagai Breast Cancer Therapy dalam bentuk sediaan Hydrogel Forming Microneedles sebagai inovasi sistem penghantaran terapi. Riset ini berangkat dari kebutuhan terhadap pengembangan teknologi terapi yang lebih inovatif, efektif, dan nyaman digunakan. Penggabungan bahan alam dengan sistem penghantaran modern dinilai memiliki peluang besar untuk menghasilkan pendekatan terapi yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu kesehatan.

Keberhasilan memperoleh pendanaan PKM-RE menjadi langkah awal bagi Tim BeSmart untuk melanjutkan penelitian menuju capaian yang lebih tinggi. Ahmad Fauzi, anggota tim BeSmart mengungkapkan bahwa tim ini mulai di bentuk dan start pada November 2025 silam. Ia dan tim pun berharap dapat melaju hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 di Universitas Diponegoro dan membawa nama baik Universitas dr. Soebandi di tingkat nasional.

Dosen pembimbing, Mohammad Rofik Usman, M.Si., turut mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil kolaborasi, kerja keras, dan semangat riset mahasiswa Universitas dr. Soebandi dalam menghasilkan penelitian yang kompetitif di tingkat nasional. Ia pun berharap capaian ini tidak hanya melangkah hingga PIMNAS ke-39 di Universitas Diponegoro, tetapi juga mampu membawa pulang medali ke Universitas dr. Soebandi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *