Monwnews.com, Malang – Dr, Sri Untari Bisowarno, M.AP. bersama anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim, lakukan kunjungan ke kantor BPJS, diawal bulan Januari, Rabu (08/01/2025).
Kunjungan Kerja Komisi E DPRD Jawa Timur ke BPJS Kesehatan untuk mengevaluasi dan mencari solusi atas berbagai tantangan dalam penyelenggaraan Program JKN di Jawa Timur.
“Kunjungan Kerja ke BPJS Kesehatan, Kami Fokuskan pada pembahasan tentang,
Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan (JKN), Sistem pembiayaan BPJS Kesehatan serta Mutu layanan kesehatan,” terang Sri Untari.
Dijelaskan olehnya, bahwa hingga bulan Desember 2024, total peserta JKN di Jawa Timur mencapai 40,04 juta orang (95,98% penduduk). Namun, defisit BPJS di tahun 2024 mencapai Rp 20 triliun, sementara itu klaim layanan kesehatan mencapai Rp 24 triliun.
Menurut Anggota DPRD Provinsi Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan itu, maka solusi strategis dibutuhkan, untuk memastikan keberlanjutan pembiayaan dan perluasan cakupan peserta JKN.
“Melalui diskusi ini, kami berharap dapat mendorong kesejahteraan tenaga kerja yang lebih baik di Jawa Timur. Bersama kita wujudkan sistem kesehatan nasional yang inklusif !.”Pungkas Srikandi Perjuangan itu. (galih)












