Monwnews.com, Malang – Tak terasa ,sejak berdirinya tim sepakbola berlogo kepala singa, club sepak bola AREMA telah menapakkan usianya yang ke- 38 Tahun.
Sebuah perjalanan club sepakbola yang lahir dari semangat lokal dan menjadi identitas daerah dalam kontribusi olahraga kulit bundar dilapangan hijau kepentas nasional.
Dari semangat identitas lokal yang justru menyatukan semangat kebersamaan dalam menjunjung nilai – nilai seportivitas sepakbola, hingga menjadi kecintaan dan kebanggaan warga Malang Raya (Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu).
Keberadaan tim AREMA dalam pandangan Sam TITO alias Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M,l,. Ketua DPC Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Officium Nobile Malang Raya, bahwa keberadaan club sepakbola AREMA sebagai langkah seportivitas di dunia olah raga kulit bundar dari lapangan hijau, namun efek semangatnya natural menyatukan semangat kebersamaan dan persatuan lapisan warga masyarakat dalam segala usia yang makin dicintai dan dibanggakan.
“Tim sepakbola AREMA adalah sebuah identitas semangat persatuan SALAM SATU JIWA,” ujar Sam TITO yang dikenal sebagai pengacara rakyat, dalam membantu memberi advokasi persoalan-persoalan hukum kepada warga masyarakat di Malang Raya.
“Dengan menapaki usia tim Arema ke – 38 tahun, semoga tim yang berjuluk Singo Edan ini tambah Jaya dan makin banyak prestasi serta kembali memberikan kontribusi pesepak bola Nasional,” ucap Sam TITO Presiden Direktur KHYI (Kantor Hukum Yustitia Indonesia) dan Ketua DPC GANN (Generasi Anti Narkotika Nasional) Malang Raya pada awak monwnews.com. Senin (11/08/2025). (galih)












