Monwnews.com – Malang,- Acara bertajuk ‘Kupatane Wong Malang’ yang digelar di lantai 3 ruang sidang Rapat Paripurna gedung DPRD kota Malang ,Selasa (23/05/2023) oleh Forum Komunikasi Ormas Kota Malang -FORKOMA dihadiri jajaran Forkompinda Kota Malang
Acara tersebut didukung penuh oleh Ketua DPRD Kota Malang,I Made Riadiana Kartika. Dalam giat acara itu jajaran Forkompinda yang hadir,Walikota Malang,Ketua DPRD Kota Malang,Kapolres Malang Kota,Dandim 0833, Staf Ahli Pemkot Malang,yang masing-masing diberikan waktu oleh pihak panitia untuk memberikan sambutan
Hingga pada gilirannya Dandim 0833,Letkol Kav.Heru Wibowo Sofa menyampaikan,bahwa adanya Forkoma sebagai wujudnya solidaritas kebersamaan yang perlu dijaga rasa persatuan dan kesatuan
“Terkait adanya intoleransi,maka rasa toleran menyikapi dan menghadapinya juga harus mengedepankan toleransi itu sendiri.Kadang penyampaikan otokritik yang disampaikan tergantung beygroundnya.Namun jika penyampaiannya tidak toleransi,terkesan ngawur.Begitupun ketika memberikan kritikan,sebaiknya diimbangi dengan solusi yang kinstruktif.” Ujar Damdim dalam sambutannya
“Hilangkan rasa ego pribadi,ketika masing-masing ormas menjadi satu dalam Forkoma,maka dahulukan dan kuatkan rasa kebersamaan.Dan pesan saya…,pesan saya…sayang ulangi ..pesan saya.’Jangan dijadikan Forkoma untuk sebuah kepentingan dalam tanda kutip yah. Nanti ujung-ujungnya kurang baik kedepannya.” Pesan Letkol Kav.Heru Wibowo Sofa.
Diakhir sambutannya,Dandim 0833 mengapresiasi panitia acara Kupatane Wong Malang yang dibungkus kesederhanaan,namun bermakna rasa kebangsaan.Sekaligus menekankan,agar Forkoma,sebagai Forum Komunikasi Ormas Kota Malang tetap berkegiatan positif bekerjasama dengan jajaran Forkompinda kota Malang.
Sementara itu,usai acara.Salah satu organ Forkoma dari INAKER,-Indonesia Bekerja,kepada monwnews.com menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak Dandim 0833 yang telah hadir dalam acara Kupatane Wong Malang
“Salam hormat juga kami sampaikan kepada Bapak Letkol Kav.Heru Wibowo Sofa atas kehadirannya.Ini merupakan bentuk dukungan psikologis bagi semua organ yang tergabung dalam wadah Forkoma.Sehingga dalam melangkah dan bekerjasama kedepannya akan selalu koordinasi dengan pihak Forkompinda di Kota Malang.” Ucap perempuan yang akrab dengan panggilan Nurul Inaker.
(TIM**)













