Gresik – Mahasiswa Kelompok D5 KKN Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) bersama Relawan Eco Enzyme (REII) mengolah limbah dapur menjadi cairan multifungsi, yaitu eco enzyme. Praktik pengolahan tersebut dilakukan di Desa Pengalangan, Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (27/5/2023).
Pihak REII Walwi, mengatakan bahwa Eco enzyme yang fungsinya untuk menanggulangi sampah organik pada masyarakat. eco enzyme adalah cairan alam serbaguna yang merupakan hasil fermentasi dari gula, sisa buah/sayuran dan air, dengan perbandingan 1 : 3 : 10.
Kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi oleh Walwi mengenai pengertian, manfaat, dan cara pembuatan eco enzyme. Kemudian, dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan eco enzyme yang dilakukan bersama Ibu-Ibu PKK Desa Pengalangan. Walwi menegaskan, tujuan utama pembuatan eco enzyme adalah menyelamatkan Bumi.
“Lama pembuatan eco enzyme, adalah 3 bulan-6 bulan. Hasil akhir berupa cairan berwarna kecoklatan dengan aroma asam segar. Warna eco enzyme bervariasi dari coklat muda hingga coklat tua, bergantung pada jenis sisa buah/sayuran dan jenis gula yang digunakan,” ujarnya.
Ketua KKN D5 UWKS Fajar, menyampaikan Pengenalan eco enzyme ini baru pertama kali kami ketahui sehingga sangat berguna bagi mahasiswa, terutama masyarakat Desa Pengalangan, dengan pengenalan ini kami dapat mengetahui bahwa sampah-sampah yang sudah tidak berguna ternyata masih bisa menghasilkan hal yang bermanfaat, seperti eco enzyme. Selain dapat digunakan untuk keperluan pribadi dan banyak manfaatnya.
Eco enzyme yang baik ciri-cirinya, antara lain memiliki tingkat keasaman ( pH) di bawah 4,0 dan beraroma asam segar khas fermentasi.
“Eco Enzyme banyak sekali manfaatnya. Kita bisa menggunakan sebagai karbol dan pembersih alami, sabun cair alami, penjernih udara alami, pembersih rumah tangga alami, dan hand sanitizer alami,” kata Walwi.
“Manfaat medis, Eco Enzyme mampu melawan parasit dan kuman yang menyebabkan infeksi dalam jantung, keputihan, radang otak, radang paru-paru, peradangan sendi, Infeksi kulit dan lain lain,” ujar Iin yang juga Relawan REII.
Walwi dan Iin menegaskan, tujuan utama pembuatan Eco Enzyme adalah menyelamatkan Bumi. Beribu manfaat dari Eco Enzyme hanyalah bonus.












