Koordinator BEM Nusantara Jatim yang Juga Finalis Cak Ning Surabaya Aniaya Mahasiswa UWKS

Monwnews.com, Surabaya – Seorang mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) bernama Imam Utomo menjadi korban penganiayaan di kampusnya. Peristiwa penganiayaan ini terjadi di lingkungan UWKS pada Selasa (10/9/2024) sore.

https://www.instagram.com/kayoone.bumi/
https://www.instagram.com/kayoone.bumi/

Kejadian berawal ketika Helmy tampak mengalami perubahan perilaku yang mencolok. Ia terlihat gelisah dan berbicara tak tentu arah di lingkungan kampus sebelum mendekati Imam yang sedang duduk bersama pacarnya di area warung dekat RSHP.

Tanpa sebab yang jelas, Helmy mulai melakukan tindakan agresif dan mengajak Imam ke rooftop gedung FEB.

“Dia mengajak saya tiba-tiba ke rooftop gedung FEB lantai 4, Saat saya mencoba menjauh, dia langsung memukul ke arah muka saya beberapa kali sampai berdarah,” ujar Imam dengan suara bergetar, sambil memperlihatkan luka berdarah dihidungnya.

N, seorang saksi yang ada di lokasi kejadian, membenarkan peristiwa itu. N kaget saat tahu wajah Imam tiba-tiba penuh darah.

“Iya saya melihat sendiri ketika naik ke atas lantai 4 rooftop gedung FEB, Imam sudah berdarah,” ujarnya.

Imam sendiri mengaku tidak ada masalah dengan Helmy sebelumnya. Imam tak menyangka Helmy tega aniaya dirinya.

“Saya tidak pernah ada masalah dengan Helmy sebelumnya. Kami hanya bertemu beberapa kali di acara kampus, tapi tidak pernah saling berinteraksi lebih dekat. Saya tidak menyangka dia bisa bertindak seperti itu. Saat kejadian, saya merasa sangat ketakutan dan bingung,” ungkap Imam.

Imam menyampaikan keprihatinan atas kejadian ini dan berharap kampus segera menindaklanjuti masalah tersebut.

Terlepas apapun motifnya, apapun latar belakangnya, kata Imam, apa yang dilakukan Helmy adalah perbuatab kriminal dan tidak ada pembenaran apapun atas tindakan yang dilakukan.

Imam mengaku telah melaporkan kasus ini ke Polrestabes Surabaya. Imam sudah mendapatkan Laporan Polisi.

“Saya memohon pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dan memberikan hukuman setimpal terhadap pelaku” tutup korban yang berada di Polrestabes Surabaya.

Berdasarkan informasi juga saudara Helmy Ferdiansyah menjabat sebagai Koordinator BEM Nusantara Jawa Timur dan Finalis Cak dan Ning Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *