Daerah  

Kadiskopindag Kota Malang,Sam Eko Oke: Progres Target 10 Persen UMKM Naik Kelas di Tahun 2026

Kepala Diskopindag Kota Malang. Sam Eko Oke
Kepala Diskopindag Kota Malang. Sam Eko Oke

monwnews.com – Malang,- Update Diskopindag Kota Malang di awal – awal masih tahun 2026 ini fokus pada peningkatan kelas UMKM.

https://www.instagram.com/ditakencana/
https://www.instagram.com/ditakencana/

Dengan gambaran grafis program sebesar 10% untuk pelatihan ekspor, dan bantuan alat bagi pekerja industri hasil tembakau (IHT).

Program meliputi bantuan alat usaha (katering, fesyen, kopi), optimalisasi digitalisasi pemasaran, dan sertifikasi SNI pasar rakyat (seperti Pasar Kasin) untuk memperkuat ekonomi lokal.

Berikut update terkini dari Diskopindag Kota Malang :

Target UMKM: Menargetkan 10% UMKM naik kelas di tahun 2026.
Bantuan IHT: Penyerahan alat giling dan meja-kursi untuk pekerja industri hasil tembakau untuk meningkatkan produktivitas.

Peningkatan Ekspor: Mengadakan Malang Export Coaching Program untuk mendorong produk lokal menembus pasar internasional.

Digitalisasi:
Penguatan Klinik Usaha Mikro dan pemasaran melalui e-commerce.

Pengembangan SDM: Pendampingan pelaporan data produksi IHT dan pengarahan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Data per 2025 menunjukkan ekonomi Malang tumbuh 5,41%, melebihi rata-rata nasional.

“Jumlah UMKM di Kota Malang ini 40 ribu dan pada tahun 2026 ini,kami mengupayakan supaya 10 persen atau sebanyak empat ribu UMKM naik kelas,” kata Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi yang punya panggilan khas Sam Eko Oke pada awak media ini,Selasa (10/02/2026)

Sam Eko Oke juga menjelaskan,jika strategi percepatan pemenuhan target UMKM naik kelas tidak jauh berbeda dengan yang sudah dijalankan pada tahun sebelumnya tetapi dilakukan penguatan, seperti langkah pendampingan.

Ia melanjutkan ,pada 2026 langkah pendampingan oleh tim pendamping cakupannya diperluas hingga menyentuh 50 sampai 100 UMKM.

“Penguatan ini dilakukan karena pada 2025 jumlah UMKM yang naik kelas tidak memenuhi target,” ujarnya

Target dari pihak Diskopindag Kota Malang pada 2026 ini sama dengan 2025 sebetulnya. Nah, tahun lalu terdapat 100-an UMKM (naik kelas.

Menurutnya,bahwa penguatan langkah pendampingan juga ditujukan agar semakin kuat produk milik pelaku UMKM dari Kota Malang bisa menembus pasar ekspor, terutama ke tiga negara, yakni Uni Emirat Arab, Malaysia dan Selandia Baru.

Sam Eko Oke juga menerangkan.Untuk klinik ekspor lebih dimaksimalkan karena pasarnya sudah terbuka, dan pihak kami memiliki kerja sama dengan luar negeri,” pungkasnya.
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *