Monwnews.com, Malang – Menyertakan siswa oleh lembaga didik pada sebuah event yang digelar diluar sekolah atau lembaga didik lainnya,merupakan bagian dari wujud pembentukan karakter dalam kebudayaan.
“Keikutsertaan anak dalam berbagai jenis lomba bukan hanya sekadar kegiatan tambahan, tetapi sebuah peluang berharga untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka.” Ujar Kepala Sekolah SD Penggerak di SDN Puma (Purwantoro 5), Harini Bhirowaty, S.Pd, M.Pd.
Seiring berjalannya waktu, lomba dapat memberikan sejumlah keuntungan yang melampaui sekadar medali atau penghargaan.
Menurut Harini Bhirowaty, beberapa keuntungan signifikan yang dapat diperoleh anak-anak melalui keterlibatan mereka dalam lomba antara lain meliputi pengembangan keterampilan dan bakat, membangun rasa percaya diri, pembelajaran manajemen waktu, semangat persaingan yang sehat, meningkatkan kreativitas dan inovasi.
“Selain itu lomba bukan hanya tentang kemenangan atau kekalahan, tetapi juga tentang perjalanan dan pengalaman.” Tutur Harini.
Anak-anak memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang hidup melalui tantangan, kegagalan, dan kemajuan yang mereka alami dalam perjalanan lomba.
“SDN Purwantoro 5 mengirimkan perwakilan siswanya untuk berperan serta dalam lomba baca puisi pada ajang Talents Day yang diselenggarakan oleh SMP Islam Sabilillah Malang.” Terang Kasek SD Penggerak itu.

Sebagai manajer dalam dunia pendidikan. Selaku pengelola lembaga didik,Menurut Harini Bhirowaty, bahwa sekolah meyakini ketika menyertakan anak dalam lomba bukan hanya mengarah pada pengembangan potensi mereka, tetapi juga pada pembentukan karakter yang tangguh dan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai hidup.
Lomba menjadi wadah bagi pertumbuhan holistik anak-anak, membantu mereka menjadi individu yang lebih mandiri, percaya diri, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (galih)













