Monwnews.com, Malang – Layak dianugerahi penghargaan dari Forum Malang Jurnalis MaJu, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., atas dedikasi dan semangatnya dalam merawat, menjaga dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan Nusantara.
Penghargaan Anugerah Citra Budaya diberikan kepada Sri Untari, Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur bersamaan dengan penutupan event swadaya mandiri Pasar Kangen Malang Djadoel 2 di Taman Krida Budaya, Jalan Sukarno-Hatta, Lowokwaru Kota Malang, Minggu malam (06/07/2025).
Dasar pemberian penghargaan tersebut, dikarenakan sosok Sri Untari adalah personal yang gigih dalam perjuangan merawat, menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah
Ketua Forum Malang Jurnalis Ma-Ju pada beberapa awak media di lokasi malam itu juga menuturkan alasan terkait pemberian penghargaan, bahwa Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., layak menerima penghargaan Anugerah Citra Budaya, karena dedikasinya dalam memelihara, merawat dan menjaga situs-situs budaya bagian sejarah peradaban di Jawa Timur. Dan sosok Sri Untari adalah Inisiator Perda Pemajuan Kebudayaan Jatim.
“Terimakasih atensi rekan-rekan awak media dari Forum Malang Jurnalis Ma-Ju atas penghargaan Anugerah Citra Budaya yang saya terima bersamaan dengan penutupan Event Malang Djadoel 2 oleh Walikota Malang. Kami mengapresiasinya,” ujar Sri Untari usai mengikuti prosesi penerimaan penghargaan.
“Saya yakin, bahwa rekan-rekan awak media tentunya telah melakukan kajian obyektif lebih dahulu, kepada siapa sosok penghargaan anugerah citra budaya ini akan diberikan. Jadi bukan ujug-ujug asal diberikan tanpa bobot dan kriterianya,” lanjut Untari.
Malam itu, Sri Untari juga memberi motivasi kepada Forum Malang Jurnalis Maju, agar terus semangat berkarya diluar kejurnalistikan yang memberi dampak positip bagi publik. “Buatlah literasi kebudayaan,karena lewat tulisan itu juga bagian karya kebudayaan,” tandasnya.
Selanjutnya, Srikandi Perjuangan itu bertutur dalam uraian budaya terkait
Implementasi merawat dan menjaga nilai-nilai budaya yang dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti:
1. Mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda melalui pendidikan formal dan informal.
2. Mengadakan kegiatan event budaya, seperti event Pasar Kangen Malang Djadoel 2, yang telah dilakukan oleh Forum Malang Jurnalis MaJu,karena menghadirkan budaya masa lalu dengan berbagai pertunjukan seni tradisional
3. Melestarikan bahasa dan sastra daerah melalui penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari dan termasuk pengembangan sastra daerah.
4. Mengembangkan dan mempromosikan kerajinan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya.
5. Menghormati dan memelihara situs-situs budaya dan peninggalan sejarah sebagai warisan budaya.
Dengan demikian, nilai-nilai budaya dapat terus hidup dan berkembang dalam masyarakat. (Red-)












