Daerah  

DPC PDI Perjuangan Kota Malang Lakukan Tanam Bibit Pohon Pelindung, Dalam Memperingati HUT Ketum Megawati ke – 79 th

Caption : Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang,Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat melakukan tanam bibit pohon dilokasi,Jumat (23/01/2026)
Caption : Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang,Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat melakukan tanam bibit pohon dilokasi,Jumat (23/01/2026)

monwnews.com -Malang,- Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang bersama jajaran struktural DPC melakukan tanam bibit pohon pelindung,Jumat (23/01/2026) pagi

https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1

Penanaman jenis bibit pohon pelindung berupa bibit pohon Sukun dan Mahoni itu dilakukan di wilaysh Kecamatan Kedungkandang,tepatnya di 3 area lingkungan RW 03,04 dan RW 05.

Saat penanaman bibit pohon tersebut,struktural DPC PDI Perjuangan Kota Malang yang hadir turut didampingi langsung bersama para Ketua RW,Linmas maupun Satgas Cakrabuwana dan beberapa struktural Ranting.

Usai lakukan tanam pohon,Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi para Ketua RW,Linmas maupun warga setempat yang turut dalam kegiatan tersebut.

“Kami dari DPC PDI Perjuangan Kota Malang,mengucapkan terimakasih pada jajaran struktural partai,Satgas Cakrabuana,Ketua RW,Linmas dan warga yang telah turut berpartisipasi kegiatan penananaman bibit pohon pada hari ini,” ujar Amithya Ratnanggani Sirraduhita yang akrab di panggil Mbak Mia.

“Kegiatan penanaman bibit pohon kali ini dalam rangka memperingati HUT Ketua Umum,Ibu Megawati yang ke-79,dengan diwarnai merawat Ibu Pertiwi,itulah esensinya,”tandas Mbak Mia.

Lanjut kepada awak media dilokasi,Mbak Mia selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang menyampaikan,bahwa jumlah bibit pohon yang ditanam sejumlah 100 bibit ,50 bibit pohon Sukun dan 50 bibit pohon Mahoni.

“Adapun dipilihnya bibit pohon tersebut,karena tumbuhnya berkembang besar sebagai pohon pelindung dan akarnya kuat yang berfungsi sebagai resapan air,” kata Mbak Mia

Menurut Mbak Mia,selain bibit pohon Mahoni sebagai pohon pelindung.Bibit pohon Sukun selain masuk katagori pohon ketahanan pangan,karena buahnya bisa dinikmati dalam berbagai olahan,juga bisa sebagai herbal medis,pohon Sukun juga memiliki nilai historis dan filosofi.

“Sejarahnya ,dulu Bung Karno merenung dan menggali Pancasila itu dibawah pohon Sukun,sewaktu menjalani pembuangan di Pulau Ende oleh Belanda,” Pungkas Mbak Mia bercerita singkat.
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *