Berita  

Bunda Susi Dampingi Ganjar Dalam Do’a Tolak Balak dan Memijilkan Wahyu Keprabon Pada Acara Silaturahmi Kebangsaan

Monwnews.com – Malang, Sang Pendoa Nusantara,Bunda Susi berada satu panggung bersama Ganjar Pranowo,dalam acara Silaturohmi Kebangsaan Lintas Iman yang digelar di DBL Arena -Surabaya pada hari Sabtu 13 Januari 2024

Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 4000 an orang para pendukung Capres/Cawapres no 3 Ganjar-Mahfud.Termasuk kehadiran Ketua Umum Perindo Harry Tanoe Soedibyo,Walikota Durabaya Erri Cahyadi dan Ketua Umum Barisan Gusdurian,Yenny Wahid dilokasi acara

Bunda Susi yang hadir dalam acara memenuhi undangan panitia,adalah satu-satunya perempuan yang didaulat untuk melakukan doa ritual,selain pendoa dari Lintas Iman lainnya.

Kepada awak media ini,Senin (15/01/2024) Bunda Susi mengatakan bahwa,dirinya didaulat panitia pada giliran ketiga untuk pelaksanakan sesi doa diatas panggung

“Doa budaya leluhur Tolak Balak,Raja Kolocokro untuk alam semesta.Dan Memijilkan Wahyu Indonesia Nusantara Lahir Baru Pancasila Bhineka Tunggal Ika,untuk Kedamaian Dunia.” Terang Bunda Susi di kediaman Andalas Kota Malang

“Duh Gusti Kang Moho Kuoso,Kersoo ambuko pintu tundo pitu kanti Indonesia Nusantara lahir baru,Pancasila Bhineka Tunggal Ika,dibawah kepimpinan Capres/Cawapres Ganjar-Mahfud 2024.Lan kulo pasrah sumarah dumateng Gusti hanamung karso kuaso Gusto Kang Moho Agung.” Jelas Bunda Susi

“Lalu dilanjut dengan doa tolak balak,kolo cokro,honocoroko,sastro jendro hayuningrat pangruwatediyu.Dilanjut dengan Memijilkan wahyu Indonesia Nusantoro Lahir Baru,Mapak Jaman Keemasan,Jaman Kamulyan.Kanggo Ngrukuno lan nentremno Nuso Bongso,Suku,Adat ,Umat beragama Berdasar Pancasila.” Ungkap sang Pendoa Nusantara menjelaskan poin-poin nya dalam doa ritual budaya leluhur.

Acara silaturahmi kebangsaan yang dihadiri Bunda Susi tersebut.Menurutnya,bukan sekedar cerita Ganjar-Mahfud dan bukan sekedar merebut kekuasaan,tetapi adalah cerita kehidupan tentang nasib bangsa kedepan yang tidak boleh berjalan mundur,karena Indonesia akan menjadi negara yang besar,sebagaimana disampaikan Ganjar dalam sambutannya.
(galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *