Kepresiden Mahasiswa Universitas Trisakti Sampaikan Duka Cita Atas Tewasnya Siswa Madrasah Yang Dianiaya Polisi

Monwnews.com, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti sebagaimana dilansir dari akun IG Kepresmausakti pada Sabtu (21/2/2026) menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Arianto Tawakal.

https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1
https://www.instagram.com/p/DS1J4jRErJk/?img_index=1

“Kami mengecam segala bentuk kekerasan dan mendesak penegakan hukum yang transparan serta berkeadilan”, tulisnya

Kehilangan satu nyawa adalah luka bagi kita semua. Negara tidak boleh abai terhadap keselamatan warganya.

Sebagaimana viral diberitakan, Seorang siswa madrasah berusia 14 tahun bernama Arianto Tawakal dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Brimob Pelopor C Tual pada Kamis, 19 Februari 2026.

Siswa kelas IX Madrasah Aliyah Negeri Maluku Tenggara itu sempat dilarikan ke RSUD Karel Sabsuitubun untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong.

Menurut kakaknya, Nasri Karim, sebagaimana dilansir dari akun IG kilat , peristiwa terjadi di ruas jalan sekitar RSUD Maren saat mereka berboncengan sepeda motor dan dihentikan karena dituduh ikut balap liar.

Pelaku disebut langsung memukul korban menggunakan helm hingga terjatuh dari motor, serta turut menganiaya Nasri hingga mengalami patah tulang.

Peristiwa ini tak pelak memicu berbagai komentar dari masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *