monwnews.com – Malang,- Pertemuan rutin yang biasa diadakan setiap bulan bagi K2D,meliputi pengurus,pengawas dan penanggung jawab kelompok jajaran Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita atau lebih populer dengan aķronim sebutan SBW di Jalan Raden Intan Kota Malang,Selasa (07/03/2026)
Namun untuk kali ini,pertemuan bulanan tersebut dilangsungkan di Bulan April,bersamaan dengan nuansa idul fitri.Sehingga dikemas dengan kegiatan Halal bi Halal,dengan menghadirkan seorang Ustad yang memberi tausyiah tentang ‘Keihlasan’.
Pada pertemuan tersebut,Ketua Umum Kopmen SBW ,Dr Sri Untari Bisowarno,M.AP bersama jajaran pengurus hadir ditengah seluruh anggota,dan menekankan untuk tetap menjaga semangat kekompakan guna menempuh target target yang masuk dalam rencana kerja masing-masing kelompok.
Kegiatan tersebut dihadiri sekira 300 an anggota,yang terlihat sangat kompak terbalut rasa kekeluargaan.
Pimpinan Utama Kopmen SBW, Dr,Sri Untari Bisowarno,M.AP kepada awak media ini mengatakan,bahwa pertemuan kali ini dipadu dengan kegiatan halal bi halal dikarenakan di bulan kemaren masih suasana idul fitri 1447 H/2026 M.
“Selain itu,pada pertemuan kali ini kita juga menyampaikan ,jika untuk capaian target di bulan Maret,hanya MTR saja yang mencapai nilai plus,” Ungkap perempuan yang dijuluki Sang Srikandi Koperasi itu.
“Sedangkan untuk SPTR dan Mart itu targetnya masih kurang,termasuk unit usaha lainnya,cafe dan rental.Dampak hal tersebut dikarenakan bersamaan dengan ibadah bulan puasa ramadan,sehingga aktivitas masyarakat diluar menurun,” lanjutnya.
Ia juga menjelaskan, bukan hal yang aneh saat daya kemampuan masyarakat menurun,diwaktu lebaran malah pinjaman berkurang.
“Daya pinjam menurun,karena daya angsurnya juga menurun ,nah daya angsur ini karena dari pendapatan yang menurun,” terangnya.
Menurut Sri Untari,bahwa Realitas saat ini merupakan kondisi sosial masyarakat pada tahun sekarang.
Sehingga pihaknya terus melakukan beberapa motivasi kepada para penanggung jawab kelompok untuk terus melakukan pendekatan kepada anggota agar kembali memahamkan,bahwa mereka sesungguhnya adalah berfungsi sebagai pemilik dan pengguna.

Agar tidak berbelanja kepada toko yang lain,mending berbelanja di koperasinya sendiri.
“Karena kalau beli dikoperasinya sendiri ini adalah miliknya anggota sendiri.Jadi konsepsi dari ,oleh,untuk anggota.Itulah yang harus kita implementasikan dilingkungan anggota koperasi ini,supaya target yang telah ditetapkan dalam rapat anggota tercapai bersama-sama,” tuturnya.
Pimpinan Umum Kopmen SBW tersebut juga menegaskan,bahwa uang dikoperasi adalah uang bersama sesuai plafon yang dipakai oleh anggota.
“Misalkan pinjam 2 juta,maka harus punya simpanan disini 500 ribu,yang 1 juta 5 ratus ribu kan uang temannya.Maka dimanapun dan dalam ajaran agama apapun,ketika kita pinjam maka utang itu harus kita mengembalikan,” tandas Untari.
Dia tegaskan juga,bahwa utang itu merupakan bagian dari tanggung jawab dunia,yang akan dibawa hingga keliang lahat.Sesuai dengan ajaran hukum islam yang dipelajari maupun agama lain,bahwa utang dan pinjam meminjam itu harus diselesaikan,biar tidak mengganggu perjalanan di akhir kehidupannya.
“Jadi jangan sampai tanggungan utangnya dikoperasi belum dikembaikan, mengingat,bahwa seluruh aset,baik aset yang lancar maupun tidak lancar itu milik bersama,miliknya 7000 orang lebih anggota yang ada di SBW ini,” ungkapnya.
Terakhir ia katakan,pentingnya kewajiban-kewajiban bagi anggota yang harus ditunaikan,sehingga jika ada anggota yang mengalami musibah (sakit,kecelakaan dan lain sebagainya),itu sudah ada sistem dan mekanisme,dimusyawarakan di kelompok
“Bulan ini dipinjami dulu,nanti bulan depan dikembalikan.Itulah bentuk gotong royong tersistem dalam wujud yang dinamakan tanggung renteng.Sehingga membuat seluruh anggota ini memilik kesempatan untuk tumbuh dan berkembang mensejahterahkan dirinya masing-masing,melalui kerjasama dalam koperasi SBW ini.” pungkas Untari.
Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan pemberian SK kembali bagi para Pj Kelompok pada bulan ini,yang nantinya kedepan diserahkan di koperasi dengan tujuan Ketua Umum menyampaikan kembali tugas dan tanggung jawabnya,pengurus, pengawas dan para Pj kelompok,supaya terus saling mengingatkan hingga sampai kepada anggota yang masih punya tanggungan.
Kegiatan yang digelar di Aula Prandja Paramitha Gedung Kopmen SBW diakhiri dengan halam bi halal seluruh anggota dan jajaran pengurus ,bersalam salaman saling bermaaf-maafan.
(galih)












