Monwnews.com, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengutuk keras serangan terhadap markas Indonesia di Lebanon selatan yang menewaskan satu Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Serangan yang terjadi di dekat pos pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) itu juga menyebabkan tiga personel lainnya terluka.
Pemerintah RI menyampaikan belasungkawa mendalam serta penghormatan setinggi-tingginya kepada prajurit yang gugur saat menjalankan tugas untuk perdamaian dunia.
Kemlu RI juga mendesak agar insiden ini diselidiki secara menyeluruh dan transparan.












