Monwnews.com, Malang – Acara Deklarasi Dewan Kampung Nuswantara (DKN) digelar pada Minggu, (09/11/2025) bertempat di Pendopo Agung Pringgitan Kabupaten Malang, Jalan Merdeka Timur 3, Kota Malang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, diantaranya Bupati Malang H.M. Sanusi, M.M., Wali Kota Malang, Wali Kota Batu, serta Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Ahmad Riza Patria.

Turut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Malang Raya, ormas, serta paguyuban kesenian dari berbagai wilayah.
Deklarasi tersebut merupakan inisiatif masyarakat Malang yang diprakarsai oleh Bambang G.W. selaku Ketua Umum DKN, bersama Achmad Harun Al Rasid sebagai Ketua Panitia.
Pembentukan DKN diharapkan menjadi wadah dan simbol kemandirian masyarakat dalam melestarikan budaya, adat, dan tradisi lokal, sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat dalam pembangunan bangsa.

Salah satu tamu undangan, yakni kehadiran Ketua DPC GANN Malang Raya, KRA. Dwi Indrotito Cahyono, S.H., M.M., yang akrab disapa Sam TITO, turut memberikan apresiasinya terhadap deklarasi tersebut.
Menurut Sam TITO, bahwa istilah kampung memiliki makna mendalam sebagai cerminan akar kehidupan bangsa sebagai tempat tumbuhnya nilai gotong royong, solidaritas, dan semangat kemandirian.
“Kampung berdaulat berarti masyarakatnya mampu mengelola sumber daya secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkap Sam TITO .
“Tentunya DKN menjadi wadah penting agar masyarakat kampung bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional, sekaligus menjaga stabilitas dan ikut berperan aktif dalam perang melawan narkoba” tandas Sam TITO pada awak media.
Sedangkan Wakil Menteri Desa PDTT Ahmad Riza Patria dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pembentukan DKN.
Ia menilai keberadaan DKN akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan dari tingkat desa hingga pusat.
Dia juga menyampaikan, bahwa Program Presiden Prabowo Subianto sangat mulia karena bertujuan memutus mata rantai kemiskinan rakyat Indonesia di berbagai sektor,yang tentu saja butuh dukungan penuh dari masyarakat.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, menandai langkah awal DKN sebagai simbol kebangkitan dan kemandirian rakyat. (galih)












