Monwnews.com, Malang – Walikota Malang Wahyu Hidayat telah melaksanakan kebijakan pembagian seragam bagi siswa baru untuk lembaga satuan pendidikan tingkat SD dan SMP.
Total sebanyak 13.806 paket seragam yang dibagikan oleh Pemkot Malang, rinciannya 7.169 paket untuk siswa SD dan 6.637 untuk siswa SMP.
Dua setel seragam yang dibagikan, masing-masing seragam nasional dan seragam pramuka lengkap dengan atributnya. Adapun yang dibagikan berupa kain seragam, karena lebih fleksibel menyesuaikan ukuran siswa, yang bisa dibawa ke penjahit terdekat.
Guna memastikan kebijakan tersebut, Walikota Malang telah melakukan sidak ke beberapa lembaga sekolah beberapa hari lalu, diantaranya sidak ke SDN Sukoharjo dan SMPN 19 Kota Malang.
Wahyu Hidayat menegaskan, bahwa pembagian kain seragam untuk siswa baru di SD dan SMP adalah gratis.
Saat berkunjung ke salah satu lembaga sekolah SD di Kota Malang, dirinya juga menanyakan terkait kebijakan Pemkot Malang tentang pembagian kain seragam gratis.
“Sudah saya tegaskan, bahwa pembagian kain seragam bagi siswa baru, baik untuk siswa SD maupun SMP diberikan gratis oleh pihak Pemkot Malang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Walikota Malang pada awak media ini, Rabu (20/08/2025).
“Saya dengar masih saja ada pihak sekolah yang menarik pungutan dengan berbagai alasan serta ada banyak yang DM dan komen ke medsos saya, katanya masih banyak yang belum dapat kain seragamnya,” ujar Wahyu.
“Sudah saya cek langsung ke beberapa sekolah, terutama yang wali muridnya nge-DM. Saya sudah tekankan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, jangan ada pungutan terkait seragam merah putih/biru putih. Jika masih ada pungutuan disekolah, maka pihak Kepala Sekolah yang bertanggung jawab,” tegas Walikota Malang.
Dia sampaikan, jika Kepala Dinas juga menjelaskan bahwa pendistribusian kain seragam merah putih/biru putih bertahap sampai akhir bulan Agustus. (galih)












