monwnews.com – Malang,- Jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Malang melaksanakan kegiatan Upacara memperingati HUT ke-80 RI yang digelar di Kantor DPC PDIP, Jalan Raden Panji Suroso 5c,Polowijen,Kec Blimbing,Minggu (17/08/2025)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus DPC,dan jajaran struktural lainnya, Satgas Partai, PAC, Ranting, Anak Ranting, Badan dan Sayap Partai.
Dalam sambutannya,Ketua DPC PDIP Kota Malang,akrab disapa Bli Made menyampaikan tentang terpilihnya kembali Megawati Soekarno Putri sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan yang sekaligus telah menyusun kepengurusan di tingkat DPP.
Dan tiga pengurus DPP tersebut disebutkan oleh Made, yakni Ahmad Basarah Ketua DPP Bidang Luar Negeri,kemudian Ketua DPP Bidang UMKM dan Koperasi, Andreas Edi Susetyo serta Sri Rahayu,Wasekjen Bidang Kerakyatan.Yang semua itu merupakan anugerah bagi progres DPC PDIP Kota Malang.
“Untuk selanjutnya ,kita akan mengikuti semua petunjuk dan intruksi dari DPP. Kemaren malam Ketua dan Sekretaris DPC juga mendapat undangan,untuk mengikuti rapat DPP yang diperluas secara daring. ” Ujar Ketua DPC,I Made Riandiana Kartika.
Nantinya dia juga akan menginformasikan tentang tehnis konferda,konfercab maupun musancab sesuai petunjuk DPP.
Pada sambutannya ,Made juga menyampaikan pesan Ketum Megawati Soekarno Putri. “Seluruh kader tetap melaksanakan tugas kepartaian dan tetaplah selalu berjuang untuk rakyat. Dan apapun yang terjadi ditingkat atas/pemerintahan yang bagus,kita tetap menjadi penyeimbang.”
Dipertegas oleh Made,bahwa di PDI Perjuangan tidak ada istilah koalisi atau oposisi sesuai pesan Ketum,karena sistim pemerintahan bersifat presidensil.
“Dan sesuai dengan hasil kongres yang kami ikuti,bahwa PDI Perjuangan adalah sebagai partai penyeimbang.Jika kebijakan pemerintahan itu pro rakyat,maka kita dukung,tapi jangan sekali-kali membuat kebijakan yang membebani rakyat,maka disitulah kita akan memperjuangkan hak-hak rakyat.” Tegas Made politisi serba bisa yang humbel dan merakyat.

Selanjutnya Made juga mengajak agar seluruh struktural kepengurusan disemua tingkatan harus makin kokoh, solid dan bersatu dengan adanya masa perpanjangan satu tahun,yang dianggap sebagai bonus dan sejarah dalam struktural kepengurusan.
“Yang terpenting adalah utamakan kepentingan partai dan buang kepentingan pribadi,karena kepentingan partai diatas segalanya.” Tegas Bli Made.
Kembali Made mengingatkan,sesuai instruksi DPP,bahwa dalam menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia semua kader partai harus membaur dengan masyarakat. Oleh karenanya saat ini merupakan momen yang tepat untuk seluruh kader ditingkatan PAC,Ranting maupun Anak Ranting untuk menyatu berbaur dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan,seperti mengikuti lomba-lomba maupun hiburan kerakyatan
Dan sebagai penunjang mengikuti kegiatan ,pihak DPC akan memberikan dana pendukung kegiatan kepada seluruh PAC.
(galih)












