Monwnews.com, Prancis meminta warga negaranya untuk meninggalkan Iran secepat mungkin.

Langkah ini diambil akibat meningkatnya risiko eskalasi militer di kawasan itu.
Kementerian Luar Negeri Prancis pun melarang perjalanan apapun ke Iran
“Seluruh wilayah Iran ditandai dengan warna merah pada peta saran perjalanan. Oleh karena itu, warga negara Prancis secara resmi disarankan untuk tidak bepergian ke Iran, apa pun alasannya,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis dikutip dari Anadolu, Jumat (2/8/2024).
Seperti diketahui, ketegangan di wilayah Timur Tengah meningkat usai pembunuhan terhadap pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran, Iran
Akibat kematian Haniyeh, sejumlah negara di kawasan tersebut seperti Iran berjanji bakal melakukan pembalasan ke Israel
Dengan potensi pecahnya konflik, sebagaimana dilansir CNBC dikabarkan bahwa sejumlah maskapai penerbangan internasional pun telah mengubah rute mereka secara signifikan untuk menghindari wilayah udara yang berisiko tinggi.












