Daerah  

Sam TITO Tampung Keluhan Masyarakat Lembaga Adat Kabupaten Malang

Sam TITO tetap menyemangati masyarakat lembaga adat wilayah Arjowilangun, Kalipare Kabupaten Malang, Kamis (22/02/2024)

Monwnews.com, Malang – Sam TITO hadiri sarasehan masyarakat lembaga adat, di Desa Pangganglele, Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Kamis malam, Jumat (22/02/2023).

bertemu dengan masyarakat lembaga adat tersebut diwarnai dengan suasana kekeluargaan, di lokasi pakuncen Punden Paron Agung, petilasan leluhur Eyang Demang, yang mbabat Arjowilangun.

Didahului dengan kegiatan sakral, Sam TITO melakukan hening, didampingi bersama rombongan (billy dan Nurul) bersama sang juru kunci setempat, serta Ki Bimo Purwanto salah satu pendiri lembaga adat wilayah Arjowilangun.

Dalam sarasehan di lokasi Punden Paron Agung pada Kamis malam itu, selain memperkenalkan diri, Sam TITO juga menerima dan menampung beberapa keluhan, sesuai profesinya sebagai advokat, salah satu keluhan yang didiskusikan adalah tentang legalitas dan dana hibah untuk pengembangan kebudayaan.

“Yang terpenting adalah persoalan legalitasnya lembaga adat, yang akan kita kawal. Setelah itu baru kita advokasi tentang anggaran, yang sistematis prosedural, sesuai meksnisme di Pemerintahan Daerah Kabupaten Malang,” tutur Sam TITO.

Pemilik nama asli Dwi Indrotito Cahyono, S.H., itu juga membesarkan semangat masyarakat lembaga adat, agar tetap terus semangat untuk mengembangkan konsep uri-uri budaya jawi, yang punya dampak positif bagi generasi penerus.

“Kita kembangkan lembaga adat di Arjowilangun ini, dengan SK legalitasnya. Untuk kita jadikan rullmodel (percontohan) bagi desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Malang,” sambung Ketua Assosiasi Advokat Indonesia Officium Nobel (AAI ON) Malang Raya, yang juga Ketua DPC GANN Malang Raya ini.

Di akhir sarasehan tersebut, beberapa tokoh lembaga adat yang ada di lokasi, juga mendoakan Sam TITO, agar diberikan kemudahan dan kelancaran, sekaligus memberi dukungan untuk maju menjadi Calon Kepala Daerah N1 Kabupaten Malang. (galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *