Warga Lapor, Anggota DPRD Kota Malang H. Wanedi Bersama PUPR Langsung Survey ke Lokasi

H. Wanedi usai survey lokasi, setelah menerima laporan warga di area Tebo-Mulyorejo, Selasa (13/02/2024)

Monwnews.com, Malang – Menanggapi laporan warga di daerah Tebo Utara, Kelurahan Mulyorejo, Anggota DPRD Kota Malang dari Komisi C H. Wanedi langsung turun ke lokasi.

Didampingi langsung oleh staf lapangan dari Dinas PUPR Kota Malang, H. Wanedi tinjau lokasi, turut serta warga dan perangkat kampung.

Adanya laporan warga setempat, terkait luapan air yang mengarah ke perkampungan, jika saat curah hujan lebat. Karena luapan air tersebut cukup mengganggu. Seperti yang diutarakan salah satu Ketua RT di Gg Kuda, ” Yang jelas, di gang POS sebelah mas, jika hujan lebat, air dari arah barat/gandum itu langsung turun menuju perkampungan gang sebelah,” kata Ketua RT dari Gg Kuda, yang enggan ditulis namanya.

Usai peninjauan lokasi, H. Wanedi mengungkapkan, “Hasil laporan warga ini langsung kita sikapi. Makanya kita langsung survey ke lokasi, mencari penyebabnya. Sekalian kita libatkan dari pihak dinas PUPR Kota Malang, agar mengetahui permasalahannya, untuk kemudian segera dicari solusinya dan dikerjakan dengan 3 prinsip, yakni tepat Guna tepat Waktu dan tepat Fungsi,” ujar Wanedi di lokasi.

“Terimakasih kepada Bapak Wanedi, anggota dewan yang kami anggap sangat aspiratif. Begitu kami memberikan informasi dan laporan warga kepada beliau sesuai tugas fungsi kedewanan di Komisi C bidang pembangunan. Baliau langsung turun ke lokasi,” ungkap salah satu RT dari Kelurahan Mulyorejo.

Terkait laporan warga dan hasil tinjau lokasi bersama anggota dewan, Staf lapangan dari dinas PUPR, memberikan penjelasannya.

“Jika hujan lebat, luapan air yang turun dari arah barat atau pabrik gandum, ke area perkampungan disebrang. Hasil tinjauan kami, salah satu penyebabnya karena kemungkinan tumpukan sedimen disaluran gorong-gorong, serta drainase yang kurang lebar,” terang staf dinas PUPR.

“Untuk elevansi air sebenarnya tidak ada soal, kami sudah pelajari karakternya, sehingga perlu ditambahkan pemecah konsentrasi saluran, agar aliran air dari drainase merata, dan mengurangi laju air, agar tidak langsung keperkampungan. Mengingat disebelah barat jalan turunan,” jelasnya. (galih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *