Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Muhammad Anis Matta dilantik menjadi Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Senin (21/10/2024) pagi. Ia ditugasi mendampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono.
Anis Matta jadi sosok yang dikenal gigih menyuarakan kemerdekaan Palestina berbagai forum. Bahkan usai dilantik jadi Wamenlu, ia kembali menyuarakan hal itu.
Anis Matta mengatakan, sikap Indonesia terhadap Palestina jelas. Sebab, Presiden Prabowo sudah menyatakan akan mendukung penuh kemerdekaan Palestina.
Anis Matta mengatakan, membantu kemerdekaan Palestina adalah amanat konstitusi. Oleh sebab itu, segala cara akan dilakukan termasuk melalui jalur diplomasi agar peperangan di Gaza bisa segera berakhir dan Palestina bisa merdeka.
“Kalau kita mendengarkan pidato Presiden kemarin jelas sekali, Beliau katakan isu Palestina akan menjadi isu utama dan akan menjadi tugas diplomasi Indonesia di dunia Islam,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Selasa (22/10/2024).
Bahkan di suatu forum Dialog Keumatan untuk Solidaritas Palestina dengan tema ‘We Love Palestine’ di Djakarta Theater, Kamis (9/11/2023), Anis Matta optimistis bahwa Israel akan runtuh dan Palestina merdeka pada 2027.
Pernyataan Anis itu ia kutip dari ramalan Syekh Ahmad Yasin Pemimpin Hamas pada 1999 saat diwawancarai Stasiun TV Al Jazeera.
“Di tahun itu beliau mengatakan insya Allah Israel akan runtuh dan Palestina akan merdeka tahun 2027,” ujarnya mengutip pernyataan Syekh Ahmed Yasin sebagaimana dilansir akun Tiktok @geloratalks.
Solidaritas Anis Matta untuk Palestina tercermin saat HUT ke-4 Partai Gelora yang digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (5/11/2023),
Dalam hari jadi itu, Partai Gelora turut menggalang dukungan untuk Palestina. Dibuktikan dengan tema acara yakni “Stand With Palestine”.
Di momen lain, Anis Matta selaku Ketua Umum Gelora menyampaikan duka cita atas wafatnya Pemimpin Politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran, Iran.
Ismail Haniyeh sendiri tewas pada 31 Juli 2024 karena adanya proyektil di tempat yang ia tinggali. Adapun kata Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) proyektil itu dilakukan oleh Israel.
“Turut berduka cita yang sedalam dalamnya atas wafatnya Pemimpin Hamas Syeikh Ismail Haniyeh di Iran,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Rabu (1/8/2024).
Anis Matta turut memuji Ismail Haniyeh sebagai pejuang dan syuhada. Ia mendoakan Ismail Haniyeh bersama seluruh pejuang dan rakyat Palestina yang telah gugur diterima di sisi Allah SWT sebagai syuhada.
“Dan darah mereka terus menyulut api perjuangan, serta menjadi sebab kemerdekaan Palestina. Aaamiin,” Anis Matta.
Anis Matta bahkan sampai mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh fungsionaris dan anggota tentang Belasungkawa untuk Ismail Haniyeh.
Dalam SE itu, Anis Matta menyatakan Partai Gelora turut berduka cita dan belasungkawa atas syahidnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dan warga Palestina yang menjadi korban agresi militer Israel.












