MonWnews.com, Malang – Salah satu Tokoh Nasional hadir di Jawa Timur, khususnya untuk wilayah Malang Raya yang punya gagasan cemerlang dan terang benderang. Adalah pria simpatik dengan sebutan egaliternya SETO yang dalam waktu dekat ini segera melaksanakan dan mewujudkan program kesejahteraan warga di Malang Raya di bidang olah tanam, yakni jenis tanaman alternatif pengganti tebu.
Adalah tanaman Stevia, tanaman semak dengan nama latin Stevia Rebaudiana Bertoni. Dibelakang nama Bertoni adalah identitas seorang Botani, peneliti pertama yang meneliti kandungan tanaman Stevia Reboudiana dari ekstraksi daunnya.

Stevia yang merupakan tanaman asli dari Paraguay telah lama digunakan sebagai pemanis dan bumbu penyedap masakan. Merupakan tanaman dari Famili Compositae, dan satu-satunya dari 230 species di genus Stevia yang memberikan rasa manis dari daunnya. Karakteristik tanaman Stevia adalah tumbuh menahun, tumbuh hingga 90 cm, bercabang banyak, serta batang hingga daunnya berwarna hijau, dengan bentuk daunnya bervariasi dari lonjong langsing hingga oval dan bergerigi halus, dimana antar daunnya saling berhadapan dengan tulang daun menyirip, lebar ukuran daunnya sekitar 1-5 cm dan panjang 2-4 cm. Yang cocok tumbuh didaerah subtropis dan tropis.
Tanaman Stevia di Indonesia dapat ditemukan di daerah Ngargoyoso, Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah dan Kabupaten di Bandung, Kelompok Tani Mulyasari Cibodas dan Koperasi NUKITA telah mengembangkan bibit unggul Stevia, bernama CM3 dan BP72, memiliki karasteritik yang telah diubah dengan merekayasa genetiknya, sehingga lebih responsif terhadap pemupukan dan tumbuh lebih tinggi, dan dengan akar yang kuat, jumlah daun yang lebih banyak, serta kandungan pemanis juga lebih banyak seperti stevioside, reboudioside A-F, dulcoside A.
Dimana diketahui, bahwa kandungan daun Stevia mengandung steviol dan derivat nya, seperti steviol glikosida, steviosida, reboudisida B, rebaudiosida C, E hingga reboudiosida F kemudian Steviolbiosida A dan Dulkosida A. Dari berbagai penelitian, daun Stevia mengandung seluruh glikosida dan steviosida merupakan komponen dengan tingkat kemanisan 200-300 kali lipat dibandingkan dengan gula.
Dan kegunaan serta manfaat Stevia dapat digunakan sebagai:
•Pengganti gula dan pemanis
•Penambah rasa
•Teh herbal
•Tanaman obat
•Prekusor bahan farmasi
•Makanan dan minuman dan perpaduan pemanis lainnya
Daun Stevia memiliki manfaat untuk kesehatan:
1. MENGENDALIKAN DIABETES
Stevia mengandung sangat sedikit kalori, sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap gula darah maupun respon insulin. Terbukti dalam studi klinis melaporkan bahwa efek mengonsumsi ekstrak daun stevia malah dapat menurunkan 35,2% kadar gula darah normal setelah 6-8 jam.
2. MENGENDALIKAN TEKANAN DARAH
Kandungan glikosida pada ekstrak stevia dapat melebarkan pembulu darah dan dapat meningkatkan pembusungan natrium ke urin di ginjal. Kedua proses tersebut membantu menurunkan tekanan darah, karena diduga memiliki kardiotonik, yakni kemampuan untuk meningkatkan efektivitas otot jantung, sehingga mendorong darah keseluruh tubuh.
3. MENGENDALIKAN BERAT BADAN
Kalori yang dimiliki stevia sangat sedikit bahkan mendekati NOL. Dengan demikian, stevia mengurangi asupan energi tambahan karena mengkonsumsi pemanis. Tanpa energi tambahan, simpanan energi yang menjadi lemak dapat terkontrol
4. MEMBANTU PENCEGAGAN KANKER PANKREAS
Stevia mengandung banyak antioksidan, termasuk kaempferol. Berbagai penelitian menunjukan bahwa kaempferol mampu mengurangi resiko terkena kanker pakreas hingga 23%.
Dengan merujuk pada literasi uraian diatas bagi masyarakat, maka SETO menggagas tanaman Stevia untuk dikembangkan di wilayah Malang Raya.
Kepada awak MonWnews.com, Jumat (25/08/2023) melalui sellulernya, SETO menuturkan, “Tanaman Stevia secara ekonomi akan menguntungkan bagi petani, panen pertama daunnya dalam waktu 2 bulan, lebih cepat dibandingkan tanaman lain yang perlu waktu 3 sampai dengan 4 bulan, dan tanaman stevia akan produktif minimal sampai dengan jangka waktu 5 tahun.”
“Saat ini telah ada perusahaan sebagai inti plasma yang siap menampung hasil panen, dan melaksanaan pembinaan, pengembangan budidaya stevia dan penyediaan bibit tanaman bagi masyarakat luas, khusus nya petani di Malang Raya,” terang SETO.
“Dalam waktu dekat, kita dan perusahaan inti plasma akan me release program secara resmi, dan secara tehnis Direktur Program akan menjelaskan secara tehnis rencana program yang dapat segera dikerjakan oleh petani di Malang Raya,” tukas politisi pemilik nama lengkap Nur Seto Budi Santoso dari partai Golkar yang maju menjadi calon legislatif DPR RI 2024 Dapil Malang Raya.
Dan bisa jadi, untuk menjadi karakteristik wilayah. Maka pengembangan tanaman stevia yang telah teruraikan dalam literasi. Untuk lebih mudah dihafalkan oleh para petani di Malang Raya, diberi title SETO STEVIA. (galih-Adv**)













