Monwnews.com, Malang – Ketua AAI ON (Asosiasi Advokat Indonesia Offium Nobile) Malang Raya, Dwi Indrotito Cahyono, S.H. didampingi Koko Ramadhan menemui para Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa di wilayah Pakis, Kabupaten Malang pada Sabtu malam 16 Desember 2023.
Pertemuan dengan perangkat desa tersebut di Cafe Parikaton dengan suasana nyantai, njagong sinambi ngopi bareng.
Sambil ngopi, pria berkumis tebal yang akrab dengan panggilan egaliternya Sam TITO mendengarkan keluhan mereka (perangkat desa) terkait isu krusial yang dialami dan sedang dihadapi para Kades di wilayah Kecamatan Pakis.
Utamanya persoalan tentang pemanfaatan aset desa ,khususnya terkait Tanah Kas Desa, karena dianggap penting oleh Sam TITO agar tepat guna dan tepat fungsi sehingga memberikan impek/manfaat langsung bagi masyarakat desa.
“Persoalan Tanah Kas Desa (TKD) kita carikan solusinya.Sesuai fungsi dan tugas advokat, dalam memberikan avokasi kepada para Kades beserta perangkatnya. Sesuai keinginan mereka agar dipihak pemerintah mengeluarkan nonkomelantur atau regulasi yang lebih jelas dalam prrsentasi terkait tunjangan jabatan serta PAD (Pendapatan Asli Daerah) agar terhindar dari persoalan hukum,yang masuk dalam katagori ranah korupsi,” ujar Sam TITO kepada awak monwnews.com, Minggu malam (17/12/2023).
Menurut Sam TITO, justru dengan pemberian insentif yang tinggi dapat memotivasi kinerja perangkat desa dan lebih optimal dalam pengelolaan pelayanan untuk kepentingan masyarakat didesanya masing-masing.
Dalam pertemuan tersebut, baik Sam TITO maupun Koko Ramadhan akan memberikan bantuan konsultasi agar pengelolaan tentang aset desa dijalankan sesuai dengan berlakunya regulasi yang ditetapkan. Dan diskusi njagong ngopi pada Sabtu malam itu diwarnai dengan berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi para beberapa Kades dan perangkat desa
“Bahwa desa dengan manajemen pengelolaan yang profesional oleh Kades (Kepala Desa) harus menjadi pioner pemajuan desa. Dan aset desa merupakan poin untuk mensejahterahkan masyarakatnya,” terang Sam TITO dari balik sellulernya. (galih)












