Monwnews.com, Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, sepakat bahwa isu penegakan hukum menjadi salah satu fokus isu yang perlu disoroti sebagaimana Pidato Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraannya.
Legislator ini mengatakan, upaya penegakan hukum terhadap sejumlah hal bukan hanya ditegakkan, tapi juga harus dilakukan secara berkeadilan dan tidak terkesan mencari-cari kesalahan. Yang ia apresiasi, langkah penegahan hukum yang berkeadilan dicontohkan lewat pemberian amnesti dan abolisi oleh Presiden menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kebijakan ini sekaligus menjadi bahan koreksi. Supaya penegak hukum dalam menjalankan tugas, pertimbangannya murni demi penegakan hukum,” ujar Lallo saat ditemui di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Disamping itu, penegakan hukum di sektor lain pun, kata Lallo, juga patut diapresiasi. Mulai dari pemberantasan korupsi, narkoba, dan judi daring bukan hanya ditegakkan, tapi juga harus dilakukan secara berkeadilan dan tidak terkesan mencari-cari kesalahan.
“Kiranya kita semua setuju bahwa pemberantasan korupsi perlu dilakukan, tetapi harus betul-betul berkeadilan, bukan mencari-cari kesalahan,” tutur Lallo.
Dia berpandangan, selama 10 bulan terakhir, Presiden telah konsisten menyampaikan bahwa korupsi, narkoba, dan judi online merupakan musuh negara. Hal ini, menurutnya, harus menjadi panduan moral dan sumber etis bagi aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.
“Tiga bidang ini (pemberantasan korupsi, pemberantasan judi online, dan pemberantasan narkoba) harus menjadi fokus pendekatan hukum kita,” tegasnya.
Terakhir, Lallo pun mengapresiasi capaian positif yang terjadi sejauh ini. Berdasarkan catatannya, terdapat peningkatan signifikan dalam pengungkapan kasus judi online dan narkoba. Terbaru, tiga institusi penegak hukum yakni Kepolisian, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah bergerak aktif dalam pemberantasan korupsi.
“Kalau kita lihat hari ini, progresnya luar biasa. Polisi, Kejaksaan, dan KPK sudah mulai on the track,” pungkasnya












