Monwnews.com, Malang – Memperhatikan adanya bendera Palestina yang terpasang di salah satu poros perempatan jalan di Kota Malang, tentunya menimbulkan kegelisahan dan pertanyaan bagi warga Kota Malang sendiri.
Pasalnya, penulis menemui keberadaan bendera tersebut, bukannya bendera kebangaan lambang negara Republik Indonesia, Sang Saka Dwi Warna Merah Putih yang berkibar dibundaran mini poros jalan raya perempatan Kasin.
Entah siapa yang sengaja memasang bendera tersebut, Hal ini jadi menggelitik. Padahal lintasan tersebut tentunya dilewati dan terlewati oleh para pengguna lalu lintas, baik warga umum maupun personil perangkat ASN atau aparat yang melintas di waktu jam kerja, baik pagi maupun jam pulang kerja. Dan tidak ada yang tergerak untuk menurunkannya.
Lucunya lagi, bendera tersebut telah menancap di lokasi sudah beberapa hari, selama seminggu penulis melewati jalan itu, bendera Palestina tersebut masih ada.
Akhirnya, penulis selaku jurnalis langsung menginformasikan perihal diatas kepada dinas terkait pada hari ini (7/2/2024).
Selain kepada Dinas Satpoll PP, Camat Sukun, hingga ke Pj Walikota Malang, lanjut info dan konfirmasi pihak Bakesbangpol Kota Malang.
Hasil konfirmasi pada jajaran dinas, terjawab melalui pesan singkatnya dari selluler.
Dihubungi awak monwnews.com, Kasatpol PP Kota Malang menjawab sungkat, “Terima kasih infonya, monggo konfirmasi ke Bakesbangpol nggih,” jawab Heru Mulyono.
Sementara itu, Camat Sukun Kota Malang saat dikonfirmasi juga menjawab singkat, “Moga ditindaklanjuti dengan bijak,” jawab I. K Widi E. Wirawan, S.Sos., M.M., selaku Camat Wilayah Sukun.
Dari pihak Bakesbangpol saat dihubungi sellulernya tidak diangkat, karena dalam situasi berada di dalam pesawat akan take off, namun telah menjawab konfirmasi
“Maaf Mas, masih belum bisa nerima telpon. Terimakasih infonya….,akan kami koordinasikan dengan satpol PP,” jawab Kepala Bakesbangpol Kota Malang, Dra. Rinawati, M.M.

Ditempat yang berbeda,Nurul Inaker anggota aktif dari Ormas Nasional Indonesia Bekerja/INAKER – PC Kota Malang menanggapi adanya bendera Palestina yang terpasang di lokasi, mengatakan, “Saya juga melihatnya, jiwa nasionalis saya rasanya terpanggil dan segera untuk menurunkannya. Namun saya mengikuti prosedural, sehingga alangkah baiknya jika pihak dinas terkait yang menurunkannya, Sehingga warga juga melihat langsung kesigapan perangkat ASN terkait hal itu,” ujar wanita yang akrab dengan panggilan Nurul Inaker.
“Kota Malang ini bagian dari NKRI,Bung…., Seharusnya bendera MERAH PUTIH yang berkibar. Sebagaimana dengan rasa jiwa kebanggaan sebagai warga bangsa, saya juga memasang bendera Merah Putih ditempat yang sama, pada program gerakan 10.000 bendera merah putih bulan Agustus tahun lalu,” ungkap Nurul Inaker
(galih).













