Monwnews.com, Banyuwangi – Anggota Komisi VI DPR RI Sonny T. Danaparamita, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi yang bertajuk Membangun Semangat Ekspor Untuk Peningkatan Ekonomi Nasional dengan tema “Perkembangan Investasi Batam Saat Ini”. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Sabtu (21/10) tersebut merupakan kolaborasi Komisi VI DPR RI bersama mitra kerjanya, yakni BP Batam.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hall Hotel Tanjung Asri Banyuwangi ini dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Sonny T. Danaparamita, Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Jawa Timur III. Selain Sonny, hadir pula Ferdiana Sukmawati Sumiartony (Kasubdit. Analisis Strategi Restrukturisasi Badan Usaha BP BATAM) selaku Narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan ini Sonny menggundang ratusan Pelaku UMKM, Pengurus & Anggota Asosiasi Pokdarwis Kab. Banyuwangi, serta Kelompok Milenial.
Kolaborasi ini bukan kegiatan perdana yang diselenggarakan oleh Sonny T. Danaparamita, Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso). Sebelumnya, Sonny telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi / seminar di Daerah Pemilihannya, yakni Kab. Banyuwangi, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso.
Dalam sambutannya, Legislator RI dari Dapil Jawa Timur III (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso), ini mengatakan bahwa dirinya memiliki komitmen untuk dapat membawa kemajuan pada sektor UMKM salah satunya dengan cara rutin menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan-pelatihan yang berorientasi pada perkembangan UMKM khususnya di Kab. Banyuwangi, Kab. Situbondo, Kab. Bondowoso.
“Melalui kegiatan sosialisasi maupun pelatihan semacam ini, saya menginginkan adanya kemajuan untuk UMKM, sehingga semakin banyak para pelaku UMKM yang teredukasi dan termotivasi untuk mengembangkan produknya agar lebih berdaya saing secara global,” jelasnya.
Politisi PDI Perjuangan ini pun mengajak seluruh pelaku usaha untuk terus meng-upgrade kualitas produk dan mengurus legalitas usahanya, supaya produk-produk UMKM dapat menembus pasar ekspor, salah satunya melalui Badan Pengusahaan Batam dan Jalur Perdagangan Bebas Batam. Karena potensi bisnis ekspor tersebut merupakan peluang menjanjikan bagi para pelaku usaha di Indonesia.
“Saya ingin para pelaku UMKM bisa lebih meningkatkan kualitas produknya, sehingga akan berdampak pada naiknya kinerja ekspor yang nantinya akan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi. Sekaligus membuka pasar baru, meningkatkan akses ke pasar global, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan,” jelasnya.
Sementara itu Raden Ferdiana Sukmawati Sumiartony (Kasubdit. Analisis Strategi Restrkturisasi Badan Usaha BP BATAM), yang merupakan Narasumber dari kegiatan tersebut memaparkan materi tentang “Semangat Ekspor Untuk Peningkatan Ekonomi Nasional”. Menurutnya Batam memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor, selain infrastruktur yang memadai, Batam juga menjadi jalur perdagangan komoditi lokal (dalam negeri) untuk dapat menembus pasar ekspor dan tidak menutup kemungkinan Banyuwangi juga dapat menjadi seperti batam yang berkembang menjadi wilayah eksportir .
“Batam sebagai kota dengan status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas serta kawasan ekonomi khusus, memiliki infrastruktur cukup memadai untuk menarik minat para investor. Dan langkah yang dilakukan Batam ini dapat pula diikuti oleh Banyuwangi sehingga dapat meningkatkan akses ke pasar internasional. Karena ekspor dapat membantu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan dan memperkuat posisi negara di arena global,” terang Ferdiana.
Ferdiana Sukmawati sendiri memberikan apresiasi atas inovasi Sonny T. Danaparamita dan Relawan Rumah Aspirasinya, yang telah membantu suksesnya Program Pemerintah, dengan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM, diantaranya yakni memberikan pelayanan pembuatan NIB; pelatihan foto produk; pelatihan peningkatan kualitas SDM UMKM; dll.
Pada kegiatan tersebut, Sonny juga memberi fasilitasi pembuatan NIB secara gratis bagi pada pelaku UMKM yang hadir di lokasi acara, dan Sonny secara langsung menyerahkan Dokumen NIB kepada Pelaku UMKM. (ded)












