Monwnews.com, Malang – Mantan pengurus struktural kader PDI Perjuangan Ranting Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Maria Christina Puji Rahayu, wafat pada Minggu (27/9/2026).
Ibadah pemberangkatan jenazah dan prosesi tutup peti dilakukan untuk Maria, yang kemudian dilanjutkan dengan pemakaman di TPU Nasrani Sukun pada hari ini, Senin (28/9/2026).
Sebelumnya, jenazah Maria Christina disemayamkan di rumah duka, Jalan Muria Gg. II No. 648 A, Oro-Oro Dowo.
Berdasarkan pantauan di lokasi pemakaman, tampak suami Maria, Soni Rudiwiyanto, yang merupakan anggota Komisi C DPRD Kota Malang dari Fraksi PDI Perjuangan, mendampingi sang istri hingga ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Para kader PDI Perjuangan dari tingkatan PAC Klojen, Ranting, hingga Anak Ranting turut mengantarkan jenazah ke pemakaman. Pada pagi harinya, jajaran anggota legislatif beserta Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, juga hadir melayat ke rumah duka.
Selain kader partai bermoncong putih tersebut, kerabat dekat, keluarga, serta sejumlah aktivis tampak hadir mengiringi jenazah di lokasi pemakaman. Beberapa awak media yang kenal dekat dengan Soni Rudiwiyanto juga terlihat di lokasi.
Mantan Ketua DPRD Kota Malang periode 2019–2024, I Made Riandiana Kartika, turut mengawal prosesi pemakaman Maria Christina Puji Rahayu hingga selesai.
”Mbak Maria Christina Puji Rahayu, yang akrab disapa Maria, adalah kader struktural banteng yang setia dan loyal. Banyak kenangan perihal kesetiaan Maria semasa masih aktif di struktural partai,” ujar Made, yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Malang sekaligus Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di lokasi pemakaman.
”Kita merasa sangat kehilangan sosok mantan kader yang begitu loyal kepada partai. Namun begitu, patah tumbuh hilang berganti. Semoga almarhumah mendapat ketenangan di surga-Nya. Aamiin,” ungkap mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang tersebut. (galih)












