GMNI Surabaya Sampaikan Rekomendasi Kebijakan ke DPRD Jatim

Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menggelar audiensi bersama Komisi E DPRD Jawa Timur yang dipimpin oleh Cahyo Harjo Prakoso.

Dalam pertemuan tersebut, GMNI Surabaya menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan sektor pendidikan, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat.

Ketua DPC GMNI Surabaya, Alfito Rafif Amanda, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan suara rakyat tersampaikan kepada wakilnya di parlemen.

“Audiensi DPC GMNI Surabaya dengan Bapak Cahyo Harjo selaku Komisi E DPRD Jawa Timur merupakan langkah kami untuk menyampaikan beberapa aspirasi masyarakat yang perlu untuk segera ditindak lanjuti seperti sektor pendidikan, ketanagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat,” ujar Alfito.

Selain itu, GMNI Surabaya juga menyerahkan kajian akademik berupa rekomendasi kebijakan kepada Komisi E DPRD Jawa Timur. Dalam kajian tersebut, terdapat lima indikator tantangan yang harus dihadapi oleh Komisi E dalam kondisi saat ini.

Lebih lanjut, Alfito menekankan bahwa kesejahteraan rakyat ditempatkan sebagai indikator utama dengan bobot 30 persen.

“Kami meletakan kesejahteraan rakyat sebagai indikator tertinggi dengan presentase 30% dibandingkan yang lain. Dikarenakan kesejahteraan rakyat menjadi urgensi utama,” tambah Alfito.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, mengapresiasi langkah yang diambil GMNI Surabaya. Menurutnya, inisiatif ini merupakan bentuk nyata peran organisasi kepemudaan dalam menjaga hubungan sinergis antara masyarakat dan pemerintah.

“Kami menerima kajian akademik yang diserahkan oleh kawan-kawan DPC GMNI Surabaya. Ini merupakan upaya yang konkret dari organisasi kepemudaan untuk tetap menjaga sinergitas antara masyarakat dan pemerintah. Komisi E DPRD Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengupayakan kesejahteraan rakyat untuk kemajuan Jawa Timur khususnya Surabaya,” tegas Cahyo Harjo.

Audiensi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi terciptanya kebijakan yang berpihak pada masyarakat serta memperkuat peran pemuda dalam proses demokrasi di Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *